SUARBERITA– Dalam era modern, komunikasi massa telah berkembang
dari media konvensional ke digital, dengan didorong oleh teknologi internet dan
media sosial, yang memungkinkan informasi menyebar dengan cepat ke seluruh
penjuru dunia. satu berita atau satu komentar saja bisa menjadi trending topik
berhari hari.
Penerapan komunikasi massa yang baik sangat diperlukan
bagi para pejabat publik yang sering memberikan informasi kebijakan atau sekedar
memberikan komentar tentang kejadian yang menyangkut kewenangannya. Namun tidak
semua pejabat publik mempunyai kemampuan itu, Sehingga terkadang mereka
menunjuk juru bicara agar informasi yang ingin disampaikan bisa dipahami bagi
para pendengar maupun para pembaca di semua kalangan.
Istilah "Mulutmu harimaumu" adalah pepatah yang
sering di gunakan bagi pejabat yang memberikan informasi yang keliru atau tidak
sesuai. Pepatah ini menekankan pentingnya menjaga lisan dan berpikir sebelum
berbicara agar tidak menyakiti orang lain atau menjadi bumerang buat diri
sendiri.
Dalam teori komunikasi dikenal istilah Prinsip 7C
Komunikasi Efektif: Pesan harus memenuhi kriteria Clarity (jelas), Conciseness
(ringkas), Concreteness (konkret), Correctness (benar/akurat), Consideration
(pertimbangan), Completeness (lengkap), dan Courtesy (sopan).
Bila ke 7 prinsip ini di kuasai maka kesalahan pejabat
publik dalam memberikan informasi, baik cara penyampaian maupun isi yang
disampaikan akan dapat dapat di kurangi.

