Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
Sosial

Modus Penipuan Akses Masuk Raudah, Kemenhaj Imbau Jamaah Haji Waspada

Muhammad Nadhif Firdausi5 Mei 202623.00 WIB
Modus Penipuan Akses Masuk Raudah, Kemenhaj Imbau Jamaah Haji Waspada

SUARBERITA.COM – Raudah menjadi tempat istimewa yang ingin dikunjungi oleh jamaah haji karena terdapat makam Rasulullah. Untuk masuk ke raudah, jamaah haji harus memiliki akses melalui tasrih maupun Nusuk. Akses ini ramai direbutkan jamaah haji untuk masuk raudah secara berkali-kali. Namun, banyak modus penipuan akses masuk raudah menjelang pelaksanaan ibadah haji.

Dilansir dari laman resmi Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, Ichsan Marsha selaku Kepala Bidang Media Center Haji mengatakan, “Disampaikan kepada jamaah haji agar berhati-hati dengan penipuan modus bahwa aplikasi atau kartu Nusuk bermasalah, salah satunya pakai cara meminta klik link yang mereka kirim ke WhatsApp jamaah haji. Jangan percaya dan jangan klik link yang mereka kirim.”

Lebih lanjut, Ichsan menjelaskan bahwa akses resmi masuk raudah hanya melalui sistem barcode baik skema tasrih (izin kolektif) maupun aplikasi atau kartu Nusuk. Selain itu, akses masuk raudah tidak berbayar alias gratis. Di luar mekanisme tersebut bahkan berbayar sudah dipastikan sebagai penipuan akses masuk raudah secara ilegal.

Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengimbau jamaah haji untuk waspada terhadap modus penipuan akses masuk raudah. Jamaah haji diminta berhati-hati dengan oknum tidak bertanggung jawab yang menawarkan akses masuk raudah melalui klik link secara berbayar karena akses masuk raudah secara resmi hanya melalui skema tasrih dan aplikasi atau kartu Nusuk serta tidak berbayar alias gratis.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!