SUARBERITA.COM - Perdana Menteri India Narendra Modi dijadwalkan melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada 7–8 Juli 2026. Modi disebut akan tiba di Jakarta pada 6 Juli sebelum menjalani rangkaian agenda di Jakarta dan Yogyakarta, lalu melanjutkan perjalanan ke Australia.
Kunjungan ini menjadi lawatan balasan setelah Presiden Prabowo Subianto lebih dulu berkunjung ke India pada Januari 2025 sebagai tamu kehormatan peringatan Hari Republik India ke-76. Pemerintah India berharap kunjungan Modi kali ini dapat memperkuat kemitraan strategis komprehensif kedua negara yang telah terjalin selama puluhan tahun.
Duta Besar India untuk Indonesia Shri Sandeep Chakravorty mengatakan pertemuan Modi dan Prabowo akan membahas sedikitnya lima pilar kerja sama, mulai dari pertahanan dan keamanan hingga perdagangan dan investasi.
“Pembahasan tentu akan mencakup isu pertahanan dan keamanan. Kita berbagi ruang maritim yang sama dan merupakan tetangga maritim. Akan ada pula pembahasan mengenai perdagangan dan investasi karena India dan Indonesia merupakan negara perdagangan yang besar,” kata Sandeep dalam jumpa media di Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat dilansir dari tempo (3/7/2026).
Selain itu, kedua pemimpin juga akan membahas kerja sama di bidang ketahanan pangan, ketahanan energi, proyek hilirisasi dan pengembangan mineral kritis, serta peningkatan kapasitas di sektor kesehatan dan pendidikan.
Agenda kunjungan akan dimulai pada 7 Juli dengan pertemuan bilateral antara Modi dan Prabowo yang dilanjutkan jamuan kenegaraan. Pada malam harinya, Modi dijadwalkan bertemu komunitas India di Indonesia. Keesokan harinya, Modi akan bertolak ke Yogyakarta.
Dalam kunjungan ini, kedua negara juga menyiapkan sejumlah nota kesepahaman (MoU) di bidang kesehatan, antariksa, sains dan teknologi, pendidikan, farmasi, ketahanan pangan, hingga hilirisasi. Sandeep menambahkan, kunjungan ke Yogyakarta juga berkaitan dengan komitmen India untuk mendukung restorasi Candi Prambanan.
“Kedua pemimpin telah menyepakati bahwa India akan mendukung upaya restorasi Candi Prambanan,” ujarnya.

