Suarberita.com – Di kalangan masyarakat, beredar isu bahwa setelah makan masakan laut atau seafood tidak boleh minum jeruk dan sejenisnya yang mengandung vitamin C. Hal tersebut membuat masyarakat menjadi enggan melakukannya karena isu yang membahayakan tubuh. Secara lebih ganas, ada yang mengisukan dapat menyebabkan kematian karena memicu reaksi senyawa arsenik. Namun, benarkah tidak boleh minum jeruk setelah makan seafood?
Dilansir dari Halodoc, mengonsumsi minuman jeruk dan sejenisnya yang mengandung vitamin C setelah makan seafood tidak membahayakan tubuh alias boleh. Publikasi ilmiah Clinical Chemistry juga menyatakan bahwa kadar senyawa arsenik pada makanan seafood sebanyak 0,5-1 mg masih terhitung dalam batas aman yang dapat dikeluarkan melalui urine.
Saat senyawa arsenik dengan kadar tersebut bertemu dengan vitamin C tidak akan menimbulkan reaksi yang membahayakan tubuh. Bahkan, terdapat masakan seafood yang menggunakan bahan bervitamin C seperti lemon dan jeruk nipis. Fakta tersebut menandakan bahwa tidak ada bahaya saat vitamin C bercampur dengan makanan seafood. Jika berbahaya, bahan mengandung vitamin C pasti tidak akan digunakan sebagai bahan campuran pada masakan seafood.
Dengan demikian, minum jeruk setelah makan seafood diperbolehkan sehingga hal ini menepis mitos tentang bahaya minum jeruk setelah makan seafood.
(Muhammad Nadhif Firdausi)

