SUARBERITA.COM - Badan Gizi Nasional (BGN) mendorong ahli gizi di Papua untuk memperbanyak variasi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) agar peserta didik tidak cepat bosan. Saat ini, menu MBG di Papua, khususnya Kabupaten Jayapura, masih terbatas dibandingkan wilayah lain seperti Pulau Jawa.
Pelaksana Tugas Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN, Gunalan, mengatakan menu MBG di sekolah-sekolah di Jawa sudah mencapai sekitar 20–30 variasi, sementara di Kabupaten Jayapura baru berkisar lima hingga tujuh menu.
"Setelah kami cek di Kabupaten Jayapura baru 5-7 menu sehingga kami mendorong ahli gizi bisa membuat variasi menu agar anak-anak sekolah tidak cepat bosan," ujarnya dilansir dari Antara.
Ia menjelaskan, dalam kegiatan sosialisasi di Sentani, Kabupaten Jayapura, BGN juga menyiapkan 23 modul sebagai bahan promosi dan edukasi yang akan dipelajari oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat. Kabupaten Jayapura disebut menjadi salah satu daerah dengan pelaksanaan MBG yang dinilai baik, sehingga sosialisasi modul dimulai dari wilayah tersebut.
BGN juga menerima enam testimoni dari UNICEF dan delegasi Tiongkok terkait pelaksanaan MBG di Kabupaten Jayapura, salah satunya menyebutkan adanya peningkatan minat siswa untuk datang ke sekolah.
"Dengan demikian untuk lebih menarik lebih banyak anak-anak ke sekolah maka menu MBG ini harus bervariasi atau ditambahkan lagi," ujarnya.
Saat ini, terdapat 24 SPPG yang telah beroperasi di Kabupaten Jayapura. Namun, BGN menilai masih ada kendala pada keterbatasan variasi menu yang perlu terus diperbaiki melalui penguatan peran ahli gizi dan SPPG sebagai agen edukasi di masyarakat.

