Suar Berita
News

Menteri PUPR Tinjau Langsung Proyek Normalisasi Kali Angke Tangerang, Target Rampung Desember 2026!

Reporter Suarberita1 November 202615.40 WIB
Menteri PUPR Tinjau Langsung Proyek Normalisasi Kali Angke Tangerang, Target Rampung Desember 2026!

SUARBERITA.COM - Warga Kota Tangerang dan sekitarnya bisa bernapas sedikit lebih lega. Proyek normalisasi Kali Angke yang digadang-gadang jadi jurus jitu mengatasi banjir tahunan kini terus dikebut dan dipatok rampung pada Desember 2026 mendatang.

Kepastian ini terungkap setelah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Dody Hanggodo bersama Wali Kota Tangerang Sachrudin turun tangan langsung memantau progres di lapangan pada Jumat (30/10/2026).

Masalah Utama di Balik Banjir Kali Angke yang Mulai Disikat

Bukan rahasia lagi kalau Kali Angke jadi salah satu titik krusial penyebab banjir saat musim hujan tiba. Dalam blusukan terbarunya yang dikemas lewat agenda Susur Sungai sepanjang 3,5 kilometer dari Pondok Bahar sampai Bendungan Polor, Menteri PUPR Dody Hanggodo membeberkan akar masalah yang selama ini bikin resah warga.

Menurutnya, sedimentasi parah alias pendangkalan serta penyempitan badan sungai menjadi biang kerok utama. Makanya, proyek normalisasi Kali Angke ini digarap keroyokan dengan melibatkan sinergi kuat antara Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung-Cisadane, Pemprov Banten, hingga pemda setempat.

“Saya tadi terjun langsung melihat sendiri permasalahan yang menjadi penyebab banjir di wilayah bantaran Kali Angke. Ada masalah pendangkalan sampai penyempitan yang sedang ditangani melalui normalisasi dengan melibatkan peran pemerintah daerah,” ungkap Dody.

Update Pembebasan Lahan Normalisasi Kali Angke di Karang Tengah

Dari tingkat lokal, Wali Kota Tangerang Sachrudin memastikan bahwa roda penanganan di lapangan bergerak cukup signifikan. Salah satu kunci utama kelancaran proyek ini—yakni pembebasan lahan untuk pelebaran Daerah Aliran Sungai (DAS)—terus dikebut.

Saat ini, progres pembebasan lahan di wilayah Kecamatan Karang Tengah bahkan sudah menyentuh angka 33 persen. Pemerintah setempat fokus memperlebar alur sungai di sepanjang 600 meter kawasan Kelurahan Pedurenan, Karang Tengah.

“Kami terus bekerja maksimal sesuai dengan kewenangan dalam upaya bersama normalisasi Kali Angke. Sejauh ini, kami sudah melakukan pembebasan lahan untuk kepentingan pelebaran sungai yang ditargetkan bisa dilakukan di sepanjang 600 meter berada di wilayah Kelurahan Pedurenan Karang Tengah,” jelas Sachrudin.

Melalui kolaborasi solid antara pusat dan daerah ini, publik tentu berharap proyek normalisasi Kali Angke bisa tuntas tepat waktu tanpa kendala berarti, sehingga ancaman banjir langganan yang selama ini menghantui warga bisa benar-benar tuntas teratasi.

 

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!