SUARBERITA.COM - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan akan melalukan penerapan efisiensi anggaran pada Badan Gizi Nasional (BGN) terhadap pengelolaan Makan Bergizi Gratis (MBG). Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa pengeluaran keuangan negara sampai akhir April mencapai Rp 75 Triliun atau 22,4% total keseluruhan dari program tersebut.
Menurut Purbaya, “Penghematan-penghematan tertentu sesuai ketentuan Presiden sehingga dana BGN bisa di pakai lebih efisien. Nanti ada penghematan lebih lanjut.” Ujar Menteri Keuangan tersebut dalam Konferensi APBN KiTA, dikutip dari kompas.com Rabu, (20/05/2026).
Alokasi penghematan anggaran MBG sudah di lakukan pada tahapan sebelumnya, yakni arahan Presiden yang menekan angka anggaran yang semula Rp 335 triliun menjadi Rp 268 triliun.
Tetapi, Menteri Keuangan masih belum merinci lebih lanjut terkait efisiensi anggaran tersebut. Purbaya hanya menyampaikan efektivitas pengelolaan MBG dengan membuatkan skema efisiensi anggaran tanpa memberhentikan program tersebut.
Dampak dari kebijakan tersebut menjadikan pengelolaan MBG lebih efisien serta akuntabilitas yang berdampak kepada kepastian penggunaan APBN Indonesia.

