Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Mensos Copot Dua Pejabat Imbas Dugaan Mark-Up Sepatu Sekolah Rakyat

Abd Munib14 Mei 202621.50 WIB
Mensos Copot Dua Pejabat Imbas Dugaan Mark-Up Sepatu Sekolah Rakyat

SUARBERITA.COM - Menteri Sosial Saifullah Yusuf membebastugaskan dua pejabat di Kementerian Sosial guna mempermudah evaluasi dan investigasi pengadaan barang dan jasa, khususnya pengadaan sepatu untuk siswa Sekolah Rakyat yang belakangan menjadi sorotan publik. Langkah itu diambil menyusul polemik dugaan mark-up harga yang viral di media sosial.

Dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, Saifullah Yusuf menyatakan dua pejabat yang dibebastugaskan sementara ialah Kepala Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa selaku Pejabat Pembuat Komitmen pada Sekretariat Jenderal Kemensos serta Kepala Subbagian Perlengkapan dan Barang Milik Negara.

Pria yang akrab disapa Gus Ipul itu menegaskan pembebastugasan dilakukan agar proses pendalaman berjalan objektif dan transparan. Dia juga menugaskan Inspektur Jenderal Kemensos untuk melanjutkan evaluasi sekaligus investigasi terkait pengadaan tersebut.

Selain itu, Mensos meminta Sekretaris Jenderal Kemensos melakukan rasionalisasi anggaran pengadaan tahun 2026, memperkuat kapasitas tim pengadaan, serta mengawal proses secara langsung. “Semua yang sudah kami lakukan menjadi bagian evaluasi untuk memperbaiki pengadaan tahun 2026,” ujar Gus Ipul dikutip dari Antara, Rabu (13/5/2026).

Kemensos menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi, Kejaksaan RI dan Kepolisian Negara Republik Indonesia guna memastikan pengadaan barang dan jasa berlangsung akuntabel dan bebas korupsi.

Sebelumnya, dugaan mark-up harga sepatu siswa Sekolah Rakyat ramai diperbincangkan di media sosial. Menyikapi polemik itu, Mensos membentuk tim khusus yang dipimpin Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono bersama Irjen Kemensos untuk mendalami seluruh isu yang berkembang di publik.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!