SUARBERITA.COM - Pemerintah terus mematangkan persiapan teknis menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia. Langkah ini ditunjukkan melalui peninjauan langsung gladi parsial oleh jajaran pejabat kementerian terkait di kompleks Istana Kepresidenan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan gladi parsial upacara peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Kepresidenan.
Kegiatan peninjauan ini bertujuan untuk mengevaluasi secara detail setiap tahapan simulasi, mulai dari kesiapan personel, kerapian barisan, hingga alur teknis tata urutan acara agar berjalan dengan presisi.
Mensesneg mengungkapkan bahwa "Hari ini, tanggal 11 Agustus 2026, hari Selasa, kita sudah mulai untuk persiapan gladi, meskipun masih parsial ya, masih terpisah-pisah. Setelah masing-masing selama beberapa waktu terakhir berlatih sendiri tim upacara berlatih sendiri, hari ini sudah mulai kita latihan bersama di Istana," kata Prasetyo. Dikutip dari Detik, Selasa (11/8).
Dalam peninjauan tersebut, para pejabat terkait menyaksikan secara seksama seluruh urutan latihan yang melibatkan pasukan pengibar bendera, korsik, serta unsur teknis pendukung lainnya. Peninjauan ini dilakukan guna memastikan bahwa seluruh elemen yang terlibat dapat berkoordinasi secara optimal dan meminimalisasi potensi kendala saat hari pelaksanaan upacara resmi.
"Sebagaimana disampaikan, baru saja kami cek, karena antusiasme pendaftar, jadi kami memutuskan menambah satu blok, memperbesar jumlah undangan bagi masyarakat yang sudah mendaftar tadi kami cek bisa 3.400 yang mungkin nanti akan kita bagi di acara pagi dan sore,". Tutup Prasetyo.
Langkah pengecekan berkala ini menjadi standar krusial mengingat upacara HUT RI merupakan agenda kenegaraan berskala nasional yang menuntut ketepatan waktu serta kekhidmatan tinggi. Pihak Sekretariat Negara dan Sekretariat Kabinet menegaskan pentingnya pematangan persiapan teknis di lapangan.
Peninjauan gladi parsial ini diharapkan mampu menyempurnakan performa seluruh petugas, sehingga peringatan detik-detik proklamasi di Istana Kepresidenan dapat terselenggara secara megah, lancar, dan aman sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan oleh panitia penyelenggara.

