Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
Sosial

Menko Polkam Pastikan Situasi Indonesia Aman, Minta Masyarakat Tak Terprovokasi Video Hoaks

Abd Munib6 Agustus 202618.00 WIB
Menko Polkam Pastikan Situasi Indonesia Aman, Minta Masyarakat Tak Terprovokasi Video Hoaks

SUARBERITA.COM - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago memastikan situasi keamanan di Jakarta maupun berbagai wilayah Indonesia tetap aman dan terkendali. Pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh video demonstrasi yang beredar di media sosial karena dipastikan merupakan informasi palsu atau hoaks.

Penegasan tersebut disampaikan menyusul beredarnya video yang dinarasikan seolah-olah menggambarkan kondisi terkini di Jakarta. Setelah dilakukan penelusuran, pemerintah memastikan rekaman tersebut merupakan video lama yang diunggah kembali dengan narasi baru untuk menyesatkan opini publik.

"Situasi di dalam negeri sangat-sangat mantap dan perkembangan situasi terjadi di dalam negeri masih dalam kendali kita semua," ujar Djamari dikutip dari MediaIndonesia, Rabu (5/8/2026).

Menurut Djamari, kondisi keamanan nasional dapat dilihat dari aktivitas masyarakat yang berlangsung normal. Kegiatan ekonomi, termasuk di pusat-pusat perbelanjaan dan ruang publik, tetap berjalan tanpa gangguan sehingga menunjukkan stabilitas sosial dan keamanan masih terjaga.

Dia juga menegaskan video demonstrasi yang beredar bukan merupakan peristiwa yang sedang terjadi. Pemerintah menduga konten tersebut sengaja disebarluaskan untuk membangun persepsi keliru dan memancing keresahan masyarakat, terutama menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

"Video itu saya nyatakan tidak benar. Tidak ada di wilayah Indonesia, di tanah air kita ada hoaks-hoaks yang seperti itu. Mungkin itu terjadi pada masa lalu. Pada saat sekarang ini ke depan tidak ada," tegasnya.

Pemerintah menyayangkan munculnya narasi provokatif yang berpotensi memicu keresahan publik. Karena itu, masyarakat diminta lebih kritis dalam menerima informasi serta tidak langsung mempercayai atau menyebarkan konten yang belum terverifikasi.

Djamari mengimbau masyarakat untuk selalu mengecek kebenaran informasi melalui sumber resmi pemerintah maupun aparat penegak hukum. Dia menegaskan stabilitas keamanan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga dengan tidak memberi ruang bagi penyebaran hoaks dan provokasi.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!