Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Menko Pangan Pastikan Pangan Nasional Aman

Maindarto Sukowati9 Maret 202617.29 WIB
Menko Pangan Pastikan Pangan Nasional Aman

SAMPANG - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memastikan pangan nasional tetap aman, meskipun saat ini sedang terjadi perang di Timur Tengah antara Israel beserta Amerika dan Iran.

"Ini terjadi, karena pemerintah telah melakukan berbagai upaya dan persiapan jauh sebelum ketegangan antara Iran, Isreal dan Amerika ini terjadi," katanya dalam keterangan pers yang disampaikan kepada pada acara kunjungan peninjauan produksi garam di PT Garam, Sampang, Minggu (8/3/2026).

Zulkifli Hasan menjelaskan bahwa pemerintah telah mengantisipasi potensi konflik global sejak awal dengan memperkuat kebijakan swasembada pangan. Ia menyebut kebijakan tersebut merupakan arahan langsung Presiden agar Indonesia mampu memenuhi kebutuhan pangan dari produksi dalam negeri.

“Alhamdulillah dalam satu tahun ini produksi beras kita meningkat dan sudah mencapai surplus sekitar 4,2 juta ton. Jadi pangan aman, tidak perlu khawatir,” ujarnya.

Ia juga menegaskan tentang komitmen pemerintah untuk meningkatkan produksi garam nasional agar Indonesia tidak lagi bergantung pada impor.

Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa peningkatan produksi garam merupakan instruksi langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto agar Indonesia mampu memenuhi kebutuhan garam secara mandiri tanpa impor.

Menurutnya, pemerintah mendorong penguatan produksi garam nasional dari berbagai daerah penghasil, termasuk Madura hingga wilayah timur Indonesia seperti Rote Ndao Regency di East Nusa Tenggara.

Selain beras dan garam, pemerintah juga menargetkan peningkatan produksi jagung, ikan, telur, dan daging ayam untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat. Salah satu program yang disiapkan adalah pembangunan seribu kampung nelayan di berbagai daerah, termasuk di Madura seperti Kabupaten Sampang, Sumenep, dan Pamekasan.

Program tersebut bertujuan meningkatkan kesejahteraan nelayan dengan menyediakan fasilitas pendukung seperti pabrik es dan sarana penyimpanan hasil tangkapan agar nelayan memiliki daya tawar yang lebih baik saat menjual ikan.

Dalam kunjungan tersebut, Menko Pangan juga meninjau langsung proses produksi garam di PT Garam Camplong, termasuk melihat garam hasil produksi petani sebelum masuk ke tahap pengolahan di pabrik. Usai melakukan peninjauan, dilanjutkan dengan dialog bersama para petani garam untuk menyerap aspirasi terkait peningkatan produksi dan kesejahteraan petani. (Suarberita Sampang-1)

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!