SUARBERITA.COM - Hari Idul Adha dirayakan oleh semua orang Islam di seluruh dunia kecuali mereka yang sedang melaksanakan wukuf di Arafah sebagai rangkaian ibadah haji. Idul Adha berkaitan dengan ibadah kurban yang ditandai dengan penyembelihan hewan kambing, domba, sapi, atau kerbau, bahkan unta. Lantas, apakah orang yang melaksanakan ibadah kurban tidak boleh memotong rambut dan kuku sampai hewan kurbannya disembelih?
Dilansir dari laman resmi Muhammadiyah, orang yang melaksanakan ibadah kurban atau disebut shahibul kurban dianjurkan untuk tidak memotong rambut dan kuku sampai hewan kurbannya disembelih. Hal ini bukan berarti tidak boleh memotong rambut dan kuku. Shahibul kurban tetap mendapatkan pahala jika memotong rambut dan kuku. Namun, terdapat keutamaan bagi shahibul kurban yang tidak memotong rambut dan kuku sampai hewan kurbannya disembelih yaitu pahala senilai melaksanakan ibadah haji.
Anjuran tentang tidak memotong rambut dan kuku sampai hewan kurban disembelih bagi orang yang melaksanakan ibadah kurban atau shahibul kurban yaitu hakikat tentang kepatuhan kepada Allah Swt. untuk menurunkan ego demi keutamaan pahala. Sesuai hadis riwayat Muslim, Rasulullah Saw. bersabda, “Jika kalian melihat bulan Zulhijah dan di antara kalian ingin berkurban, maka hendaklah kalian menahan diri untuk tidak memotong rambut dan kuku.”

