Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

LANGIT TEHERAN MERAH HITAM: Israel Serang Depot Minyak untuk Pertama Kalinya, Pezeshkian Minta Maaf kepada Negara Tetangga

Dwipa S17 Maret 202622.47 WIB
LANGIT TEHERAN MERAH HITAM: Israel Serang Depot Minyak untuk Pertama Kalinya, Pezeshkian Minta Maaf kepada Negara Tetangga - Foto 1
1/3
TEHERAN / RIYADH / BEIJING — 7 Maret 2026

Pada 7 Maret 2026, perang memasuki fase eskalasi sipil: Israel serang depot minyak Shahran di Teheran timur laut, membakar fasilitas utama pasok bahan bakar ibu kota. Langit Teheran merah-hitam, dengan hujan jelaga turun ke kota.

Dikutip dari PBS NewsHour / AP, 7 Maret 2026: "Pilar api meroket dari fasilitas minyak Teheran; Netanyahu janji 'banyak kejutan' di fase selanjutnya, target sumber ekonomi rezim." CNN laporkan warga sebut "malam tergelap," dengan serangan wide-scale ke markas IRGC.

Dikutip dari CNN, 7 Maret 2026: "Hujan hitam jatuh di Teheran pasca-serangan; Israel target energi sipil." Korban total: 1.332+ tewas di Iran, 2 di Arab Saudi (pertama), 7 prajurit AS gugur. Harga minyak melonjak: Brent +24%, WTI +31%.

Presiden Iran Pezeshkian minta maaf ke negara Teluk, hentikan serangan kecuali dari wilayah mereka. Dikutip dari Al Jazeera, 7 Maret 2026: "Iran hentikan serangan tetangga kecuali balasan; Pezeshkian: hormati kedaulatan, tapi bela diri." IRGC konfirmasi ikuti, tapi Trump sebut "tanda menyerah."

Dikutip dari Al Jazeera, Day 8 War Update, 7 Maret 2026: "Trump: Iran hilang segalanya; CENTCOM: 3.000 target, 43 kapal hancur." Selat Hormuz terbuka tapi berisiko.

China kecam: Dikutip dari CNN, 7 Maret 2026: "Wang Yi: perang tak untungkan siapa pun, seru henti segera." Arab Saudi duka korban pertama pasca-proyektil hantam residensial.

Eskalasi ini ancam kelaparan bahan bakar di musim dingin, ubah perang jadi penderitaan sipil massal.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!