SUARBERITA.COM - Eks Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Dino Patti Djalal kembali mengkritik pemerintah dengan ketidakhadiran delegasi Indonesia di pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ayotollah Ali Khamenei. Dino mempertanyakan prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif.
Dilansir dari VIVA News & Insights, Dino dalam tulisannya di Instagram pada Senin (6/7) mengatakan, “Dengan hormat, saya sungguh heran kenapa Pemerintah Indonesia tidak memenuhi undangan Iran untuk mengirim delegasi resmi ke pemakaman almarhum Ayatollah Khamenei yang terbunuh dalam serangan militer ilegal. Apakah ini berarti politik luar bebas aktif kita mulai luntur karena Indonesia takut atau sungkan terhadap Amerika ? Has fear become a factor in Indonesian foreign policy?”
Lebih lanjut, Dino mendapatkan informasi bahwa Pemerintah Republik Indonesia sebenarnya mendapatkan undangan resmi dari Iran untuk menghadiri pemakaman Ali Khamenei. Namun, tidak ada utusan delegasi dari pemerintah sebagai bentuk penghormatan.
Menurut Dino, absennya delegasi Indonesia mungkin disebabkan persoalan tentang pengambilan keputusan di internal pemerintah. Akan tetapi, Dino mengingatkan tentang hubungan diplomatik antara Indonesia dan Iran yang sudah terjalin sejak lama. Dino berharap bahwa pemerintah ke depannya lebih menghormati hubungan diplomatik dengan mengirim delegasi jika mendapatkan undangan.

