Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Korlantas Siap melalukan Rekayasa Lalu Lintas Tol untuk Mudik Lebaran 2026.

Maindarto Sukowati4 Maret 202612.10 WIB
Korlantas Siap melalukan Rekayasa Lalu Lintas Tol untuk Mudik Lebaran 2026.

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyiapkan skema rekayasa lalu lintas di jalan tol saat arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, menegaskan kesiapan jajarannya dalam mengelola lalu lintas berbasis data dan pemantauan real time.
 
"Korlantas Polri menggunakan teknologi digital saat akan melakukan manajemen rekayasa lalu lintas, baik alih arus, baik penjagaan, hingga contraflow, one way nasional dan seterusnya," kata Agus dikutip dari Antara.

Agus menjelaskan kebijakan contraflow tidak diterapkan secara sembarangan. Rekayasa lalu lintas tersebut didasarkan pada parameter tertentu, termasuk jumlah kendaraan per jam yang dipantau melalui radar dan sistem traffic counting.

Menurutnya, apabila dalam satu jam berturut-turut jumlah kendaraan mencapai 4.500 hingga 5.000 unit, maka contraflow lajur 1 akan diberlakukan. "Demikian juga apabila sudah 6.400, ini juga akan kami melakukan contraflow lajur 2," terangnya.

Selain contraflow, Korlantas Polri juga menyiapkan skema one way nasional maupun one way sepenggal. Penerapannya akan mengacu pada pembaruan data lalu lintas secara real time dari berbagai perangkat pemantauan.
 
"Kami akan melakukan one way nasional atau one way sepenggal di wilayah one way nasional. Tentunya update terakhir dari teknologi pemantau arus lalu lintas, baik itu melalui drone presisi, juga radar yang ada di Jasa Marga," katanya.


Jika lonjakan kendaraan sangat tinggi dan contraflow dua lajur telah diterapkan, maka opsi one way nasional akan dijalankan. "Itulah cara-cara Korlantas hadir bekerja menggunakan teknologi dan update traffic counting, termasuk flow di bidang lintas akan kami hitung dengan cara-cara teknologi," terangnya.
 
Agus menegaskan, pengelolaan arus mudik Lebaran 2026 dilakukan berbasis sistem dan data, bukan sekadar imbauan. "Tentunya Korlantas Polri bukan hanya mengimbau, tetapi hasil dari sistem yang kami bangun berbasis data dan teknologi yang real time agar mudik balik itu lancar," katannya.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!