Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Konsumsi Meningkat, Harga Pangan Ramadan Masih Wajar

Maindarto Sukowati28 Februari 202615.11 WIB
Konsumsi Meningkat, Harga Pangan Ramadan Masih Wajar

Kenaikan harga sejumlah komoditas pangan menjelang dan selama Ramadan dinilai masih berada dalam kondisi yang normal. Peningkatan harga tersebut terjadi seiring naiknya kebutuhan masyarakat, sementara ketersediaan stok pangan secara umum tetap terjaga.

"Kenaikan harga komoditas pangan masih diikuti oleh kenaikan tingkat konsumsi masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa harga pasar hari ini masih dalam jangkauan daya beli masyarakat,"

Sebagai indikator yang menunjukkan kenaikan harga masih dalam batas normal. Salah satunya adalah kenaikan harga tidak disebabkan oleh kelangkaan barang di pasaran. Selain itu, kenaikan harga pangan juga tidak diikuti lonjakan harga pada komoditas lain.
"Budaya atau kebiasaan mengkonsumsi komoditas pangan lebih banyak ketika Bulan Ramadan menjadi pemicu kenaikan tingkat permintaan di pasar. Kenaikan tingkat permintaan inilah yang akhirnya direspon dengan kenaikan harga oleh para penjual atau produsen,"

Tetapi tetap ada potensi sebagian pedagang memanfaatkan momentum Ramadan untuk menaikkan harga secara berlebihan. pedagang nakal inilah yang kemudian sejatinya dapat merusak harga pasar. Sehingga harga barang-barang di pasar bukanlah cerminan dari hukum permintaan-penawaran yang ideal.

Langkah operasi pasar yang dilakukan pemerintah menjadi penting untuk menjaga stabilitas harga. Ia juga mendorong adanya pengawasan agar praktik permainan harga dapat dicegah.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!