Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Komitmen Menkeu Purbaya: Siapkan Langkah Nyata Pekan Depan Demi Dorong Rupiah ke Rp15.000

Moh Wasil Haqqullah24 Mei 202605.00 WIB
Komitmen Menkeu Purbaya: Siapkan Langkah Nyata Pekan Depan Demi Dorong Rupiah ke Rp15.000

SUARBERITA.COM - Kementerian Keuangan RI mengambil langkah tegas guna memulihkan kekuatan mata uang garuda di pasar valuta asing. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan optimismenya untuk menarik kembali nilai tukar rupiah ke zona psikologis di level Rp15.000 per dolar Amerika Serikat (AS). Guna mewujudkan target tersebut, sebuah strategi taktis siap diluncurkan dalam waktu dekat.

Fokus utama dari kebijakan fiskal yang akan ditempuh pemerintah adalah memperketat pengelolaan devisa hasil perdagangan internasional agar menetap di dalam negeri. Skenario penahanan modal ini diharapkan mampu menghentikan fenomena pelarian kapital keluar negeri, sekaligus mendongkrak ketersediaan valas di pasar domestik.

Saat memberikan keterangan di Istana Kepresidenan pada Jumat (22/5/2026), Purbaya membocorkan rencana intervensinya. "Minggu depan akan ada action dari saya untuk memperkuat nilai tukar. Nanti kalau itu mulai berjalan, hasil devisanya nggak lari kemana-mana dari ekspor batu bara, ekspor CPO juga akan tinggal di sini. DHE juga," tuturnya. Dikutip dari sindonews.com Sabtu (23/05/2026).

Penguatan ini diprediksi kian solid karena pemerintah akan mengimplementasikan regulasi baru terkait Devisa Hasil Ekspor (DHE) pada bulan berikutnya. Melalui sinergi retensi komoditas andalan seperti kelapa sawit dan batu bara, struktur moneter nasional diyakini akan semakin kokoh. "DHE hasil ekspor mulai dijalankan lagi yang baru kan Juni, itu akan memperkuat semuanya. Itu mungkin," tambah Purbaya. Di samping fokus teknis pada pasar surat utang (bond), ia berkelakar bahwa kombinasi kerja keras dan doa tetap melandasi setiap kebijakan.

Melalui kombinasi pengetatan regulasi DHE baru pada Juni mendatang serta aksi nyata yang dieksekusi pekan depan, pemerintah optimistis kestabilan rupiah dapat dikembalikan. Penguncian devisa dari sektor komoditas strategis menjadi jangkar utama dalam menahan sentimen negatif pasar global.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!