Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Kolaborasi Kemenkop dan Kemenimipas, Lapas Didorong Jadi Sentra Bisnis Berbasis Koperasi

Ulfa Safira29 April 202623.00 WIB
Kolaborasi Kemenkop dan Kemenimipas, Lapas Didorong Jadi Sentra Bisnis Berbasis Koperasi

SUARBERITA. COM - Upaya memberdayakan warga binaan terus diperkuat melalui kolaborasi lintas kementerian. Kementerian Koperasi dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan resmi menjalin kerja sama untuk mengembangkan koperasi di lingkungan lembaga pemasyarakatan (lapas).

Kesepakatan itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) oleh Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah dan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto di Tangerang, Senin.

Farida menjelaskan, kerja sama ini bertujuan mendorong warga binaan agar tidak hanya menjadi objek pembinaan, tetapi juga mampu berperan sebagai pelaku ekonomi melalui wadah koperasi.

 “Kami ingin memastikan warga binaan bisa menjadi bagian dari pembangunan ekonomi lewat koperasi,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip dari Antara

Menurutnya, koperasi akan dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas warga binaan, mulai dari pelatihan kewirausahaan, penguatan manajemen usaha, hingga pendampingan sumber daya manusia.

Tak hanya itu, Kemenkop juga berencana membuka akses pasar bagi produk hasil karya warga binaan, seperti dari sektor pertanian, perikanan, dan kerajinan, agar bisa masuk ke jaringan distribusi yang lebih luas, termasuk melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Dari sisi permodalan, dukungan akan diberikan melalui skema pembiayaan dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) dengan bunga pinjaman yang relatif rendah untuk koperasi.

Selain penguatan usaha, pembenahan kelembagaan koperasi juga menjadi fokus, termasuk pembentukan koperasi primer di berbagai lapas serta pengembangan Induk Koperasi Pemasyarakatan Indonesia (Inkopasindo).

Sementara itu, Agus Andrianto menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendorong perubahan fungsi lapas menjadi lebih produktif.

 “Kami ingin lapas bertransformasi menjadi pusat kegiatan ekonomi yang mandiri dan berkelanjutan. Tidak hanya sebagai tempat pembinaan, tetapi juga pemberdayaan,” ujarnya

Ia menilai kolaborasi ini menjadi langkah strategis agar program pembinaan warga binaan dapat berjalan lebih optimal dan memberikan dampak nyata.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!