Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Klaim Sepihak Bakom RI Picu "Pemberontakan" Media Digital: Apa Itu INMF?

Moh Wasil Haqqullah7 Mei 202623.38 WIB
Klaim Sepihak Bakom RI Picu "Pemberontakan" Media Digital: Apa Itu INMF?
SUARBERITA.COM- Dunia digital Indonesia mendadak riuh setelah Kepala Bakom RI, Muhammad Qodari, mengklaim telah merangkul puluhan akun media populer—yang ia sebut sebagai homeless media—ke dalam barisan mitra pemerintah. Nama Indonesia New Media Forum (INMF) pun mencuat sebagai wadah yang menaungi raksasa konten seperti Folkative hingga Narasi. Namun, klaim "kemesraan" ini langsung berantakan.

Satu per satu anggota INMF, mulai dari Big Alpha, Pandemic Talks, hingga Narasi, meluncurkan serangan balik berupa pernyataan sikap tegas di media sosial. Mereka kompak menyatakan: "Kami tidak direkrut oleh Bakom!".

INMF menegaskan diri sebagai forum independen yang lahir sejak Juli 2025, bukan organisasi bentukan penguasa. Dilansir dari akun Instagram Resmi INMF Pada Kamis (07/05/2026). 


Fokus mereka adalah membangun ekosistem digital yang sehat, kredibel, dan berbasis data tanpa intervensi politik. Pernyataan sikap ini menjadi tamparan keras bagi narasi pemerintah yang ingin menjadikan mereka saluran program resmi. Bagi para kreator ini, independensi adalah harga mati, dan mereka menolak dijadikan "alat" komunikasi publik tanpa transparansi yang jelas.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!