SUARBERITA.COM – Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai program prioritas Presiden Prabowo Subianto masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaannya. Baru-baru ini, terjadi keracunan MBG di Kepulauan Anambas, Riau. Berdasarkan hasil uji tes oleh Dinas Kesehatan Kepulauan Anambas, ditemukan kandungan boraks dan bakteri Escherichia coli pada menu makanan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat.
Dilansir dari Tempo, Sahril selaku Koordiantor Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Kepulauan Anambas mengatakan, “Kami sedang melakukan pegawasan setelah mendapatkan hasil uji tes. SPPG wajib memenuhi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sebelum beroperasi kembali dan mengatasi pencemaran air agar menjadi bersih sehingga layak digunakan. Kami juga memastikan perbaikan agar keracunan MBG tidak terulang kembali.”
Lebih lanjut, Pemerintah Provinsi Riau dan Satuan Tugas MBG melakukan investigasi bersama Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Kesehatan Hewan dan Dinas Kesehatan Provinsi Riau. Keracunan tersebut membuat 155 korban akibat kandungan boraks dengan kadar 100-5.000 miligram dan bakteri Escherichia coli. Kini, pemerintah daerah terkait terus berupaya menangani korban dan melakukan perbaikan program MBG di wilayah setempat.

