Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Kemlu Pastikan Seluruh WNI di Kolombia Aman Usai Gempa M7,4

Ulfa Safira11 Agustus 202614.10 WIB
Kemlu Pastikan Seluruh WNI di Kolombia Aman Usai Gempa M7,4

SUARBERITA.COM -Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Kolombia dalam kondisi aman setelah gempa Magnitudo 7,4 mengguncang wilayah tersebut pada Senin (10/8).

Direktur Pelindungan WNI (PWNI) Kemlu RI Heni Hamidah mengatakan KBRI Bogota telah berkomunikasi dengan WNI yang berada di sejumlah wilayah terdampak.

“KBRI Bogota telah menjalin komunikasi dengan WNI yang berada di sejumlah wilayah terdampak. Berdasarkan pemantauan KBRI Bogota, seluruh WNI di Kolombia dilaporkan dalam kondisi aman,” kata Heni dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (11/8), dikutip dari Antara

KBRI Bogota akan terus memantau perkembangan situasi, termasuk kondisi WNI di wilayah terdampak dan kemungkinan terjadinya gempa susulan. Para WNI juga diminta mengikuti arahan otoritas setempat serta memantau informasi dari sumber resmi.

Gempa berpusat di wilayah Choco, sekitar 280 kilometer dari Bogota, dan guncangannya dirasakan di sejumlah kota, termasuk Bogota, Cali, Medellin, Pereira, Manizales, dan Ibague.

Pemerintah Kolombia telah mengaktifkan mekanisme tanggap darurat nasional serta membentuk Pos Komando Terpadu untuk mengoordinasikan penanganan bencana dan melakukan penilaian kebutuhan di wilayah terdampak.

Gempa tersebut menyebabkan sedikitnya 111 orang meninggal dunia dan 87 lainnya terluka. Selain korban jiwa, sebanyak 1.575 rumah mengalami kerusakan, dengan 37 di antaranya hancur total. Sebanyak 61 bangunan juga dilaporkan runtuh.

Kerusakan turut terjadi pada fasilitas publik, meliputi 18 pusat layanan kesehatan, 52 fasilitas pendidikan, 17 pusat kegiatan masyarakat, dan 18 ruas jalan.

Pemerintah Kolombia kemudian menetapkan status bencana nasional untuk memperkuat penanganan dan koordinasi respons terhadap dampak gempa.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!