Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
Teknologi

Kementrian Ekraf dan TikTok GO Perkuat Kolaborasi untuk Ekonomi Digital

Ulfa Safira6 Mei 202621.15 WIB
Kementrian Ekraf dan TikTok GO Perkuat Kolaborasi untuk Ekonomi Digital

SUARBERITA.COM - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, menilai ekosistem digital berbasis konten mampu membuka akses pasar yang lebih luas, terutama bagi pelaku usaha dalam menciptakan peluang ekonomi baru.

“Bersama-sama, kita sedang membangun sebuah ekosistem di mana kreativitas bertemu dengan teknologi, dan di mana inovasi dapat diwujudkan menjadi peluang ekonomi yang nyata,” ujar nya dikutip dari Antara

Peran konten digital kini tidak lagi sebatas hiburan atau informasi, melainkan telah menjadi pendorong utama aktivitas ekonomi, termasuk memengaruhi keputusan konsumsi masyarakat. Hal itu disampaikan dalam ajang TikTok GO by Tokopedia Indonesia Partner Summit, yang juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara teknologi dan kreativitas untuk memberdayakan kreator serta pelaku ekonomi kreatif di Indonesia.

“Ini bentuk konkret bagaimana platform dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Ke depan kami berharap kolaborasi ini dapat terus diperkuat dengan sinergi yang berkelanjutan, sejalan dengan visi pemerintah ekonomi kreatif akan terus didorong sebagai the new engine of growth bagi ekonomi Indonesia,” lanjutnya.

Sementara itu, Head of Dining Key Account Merchant TikTok GO, William Panjaitan, menyebut konten memiliki pengaruh besar terhadap perilaku konsumen, khususnya dalam tren kuliner dan gaya hidup. Melalui TikTok GO by Tokopedia, platform tersebut menghubungkan konsumen dengan pelaku usaha lokal lewat layanan e-voucher yang kini telah menjangkau lebih dari 20 ribu outlet, dengan pertumbuhan hingga 20 kali lipat setiap tahun.

“Peran kami untuk memberikan sarana yang terbaik bagi perkembangan bisnis dan mencapai batas atas anda. Dan janji kami sederhana, untuk membantu konsumen menemukan produk favorit mereka dan mengubah dari penemuan menjadi pertumbuhan yang sustainable,” ujarnya.

Sebelumnya, Kementerian Ekraf bersama TikTok dan Tokopedia juga telah menjalankan program pemberdayaan seperti emak-emak dan Gen Matic, yang menjangkau 10 provinsi dengan lebih dari 1.200 penerima manfaat.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!