SUARBERITA - Pemerintah mempercepat pembangunan transmigrasi melalui penguatan program berbasis sumber daya manusia unggul nasional. Kementerian Transmigrasi membuka pendaftaran Tim Ekspedisi Patriot 2026 mulai satu hingga dua puluh satu Mei.
Cara kerja Tim Ekspedisi Patriot melalui observasi, identifikasi masalah serta penyusunan rencana aksi terukur di lapangan. Tim selanjutnya menjalankan penelitian, pendampingan serta pembinaan. Program ini menargetkan penguatan sumber daya manusia unggul melalui aksi nyata di kawasan transmigrasi.
Sebanyak lima puluh tiga kawasan transmigrasi di seluruh Indonesia menjadi lokasi penugasan utama program. Wilayah tersebut mencakup kawasan prioritas nasional termasuk Papua serta daerah strategis lainnya.
Kegiatan difokuskan pada pemberdayaan ekonomi lokal serta peningkatan kualitas hidup masyarakat kawasan transmigrasi.
Menteri Transmigrasi M Iftitah Sulaiman Suryanagara menilai program memberi dampak langsung bagi masyarakat.
“Saya menerima banyak laporan, kehadiran tim mengobati kerinduan masyarakat akan hadirnya negara,” jelas M Iftitah Sulaiman Suryanagara dikutip dari website resmi Kementerian Trasnmigrasi, Rabu (6/5/2025).
Pihaknya menegaskan program kini tidak hanya fokus pada pemetaan potensi ekonomi kawasan transmigrasi.
“Sekarang fokus pada pemberdayaan dan pendampingan masyarakat melalui aksi nyata langsung di lapangan,” katanya.

