Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
Sosial

Kemenkes Bagikan Cara Mengatasi Bau Mulut, Bukan Cuma Mengandalkan Permen

Chaterina R20 September 202615.30 WIB
Kemenkes Bagikan Cara Mengatasi Bau Mulut, Bukan Cuma Mengandalkan Permen
Sumber foto: Kemenkes

SUARBERITA.COM - Bau mulut atau halitosis menjadi salah satu masalah yang cukup mengganggi, terutama ketika seseorang harus berbicara dengan orang lain dalam jarak dekat. Kondisi ini tidak selalu disebabkan oleh makanan, tetapi juga dapat berkaitan dengan kebersihan dan kesehatan rongga mulut.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyarankan masyarakat menjaga kebersihan gigi dan mulut sebagai langkah utama untuk membantu mengurangi bau mulut. Salah satunya dengan menyikat gigi secara rutin setidaknya dua kali sehari serta membersihkan bagian lidah.

Selain menyikat gigi, sela-sela gigi juga perlu diperhatikan. Sisa makanan yang tertinggal dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri dan memicu munculnya aroma tidak sedap. Karena itu, penggunaan benang gigi dapat menjadi bagian dari rutinitas perawatan mulut.

Kemenkes juga menganjurkan mencukupi kebutuhan cairan agar mulut tidak mudah kering. Kondisi mulut yang kering dapat membuat bakteri lebih mudah berkembang. Permen karet bebas gula juga dapat digunakan untuk membantu merangsang produksi air liur.

Penggunaan obat kumur dapat menjadi pilihan tambahan untuk membantu menjaga kebersihan mulut. Namun, kebiasaan merokok dan konsumsi makanan tertentu yang memiliki aroma kuat juga perlu dikurangi karena dapat memperburuk bau napas.

Jika bau mulut terus muncul meski kebersihan mulut sudah dijaga, masyarakat disarankan melakukan pemeriksaan ke dokter gigi. Pasalnya, bau mulut dapat berkaitan dengan masalah seperti gigi berlubang, karang gigi atau gangguan pada gusi.

Informasi mengenai langkah mengatasi bau mulut tersebut disampaikan Kemenkes melalui Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!