Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Kemendagri Minta Pemda Kendalikan Harga Cabai Merah yang Naik di 242 Daerah

Abd Munib12 Mei 202610.21 WIB
Kemendagri Minta Pemda Kendalikan Harga Cabai Merah yang Naik di 242 Daerah
SUARBERITA.COM - Kenaikan harga cabai merah di berbagai daerah kembali menjadi sorotan pemerintah. Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) per 11 Mei 2026, sebanyak 242 daerah mengalami lonjakan harga cabai merah pada pekan pertama Mei. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menekan daya beli masyarakat dan memicu inflasi pangan di daerah.

Sekretaris Jenderal Kemendagri Tomsi Tohir meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah pengendalian harga. Misalnya, memperkuat kerja sama dengan Kementerian Pertanian dalam program peningkatan produksi cabai merah.

“[Pemda] boleh tidak membangun atau tidak bekerja sama dengan Kementan untuk menanam cabai, dengan catatan jangan [sampai harga] cabainya naik,” ujar Tomsi dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah di Gedung Sasana Bhakti Praja Kemendagri, Jakarta, dikutip dari detik.com, Senin (11/5/2026).

Menurutnya, data Kementerian Pertanian menunjukkan masih ada sejumlah daerah yang belum mendukung program Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) untuk pengembangan produksi cabai merah. Bahkan, terdapat daerah yang menolak alokasi kawasan cabai untuk program tersebut.

Kendati demikian, Tomsi mengapresiasi stok beras nasional yang mencapai 5,19 juta ton atau tertinggi sepanjang sejarah. Meski demikian, ia meminta Perum Bulog memastikan distribusi beras ke daerah berjalan optimal agar harga tetap stabil.

“Tolong data kan daerah-daerah masih tinggi, minta dihubungi untuk Bulognya supaya penyalurannya ditingkatkan,” katanya.

Kemendagri menegaskan stabilisasi harga pangan harus menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Pemerintah berharap koordinasi rutin antarinstansi mampu menekan lonjakan harga dan menjaga inflasi tetap terkendali.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!