Suar Berita
News

Kebakaran Hanguskan 3 Hektare Hutan Alas Roban, Api Padam Namun Asap Masih Terlihat

M Rayhan Wildani K2 November 202615.35 WIB
Kebakaran Hanguskan 3 Hektare Hutan Alas Roban, Api Padam Namun Asap Masih Terlihat

SUARBERITA.COM - Kebakaran hutan di kawasan Alas Roban, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menjadi perhatian setelah sejumlah video yang memperlihatkan kobaran api di kawasan tersebut beredar di media sosial. Peristiwa kebakaran itu dilaporkan menghanguskan sekitar tiga hektare lahan hutan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, menyebut kebakaran terjadi di kawasan Petak 79 E, Desa Sentul, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang.

Dalam keterangan tertulis Bergas menyampaikan dugaan awal penyebab kebakaran berasal dari pembakaran liar.

“Pembakaran liar oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Lahan pada petak 79 E seluas kurang lebih 3.0 hektare terbakar,” kata Bergas.

Berdasarkan kronologi yang disampaikan BPBD Jateng, laporan kebakaran diterima dari Polsek Gringsing sekitar pukul 21.30 WIB, Minggu (1/11/2026). Setelah menerima laporan, petugas gabungan yang terdiri dari Polsek Gringsing, Koramil Gringsing, dan Perhutani RPH Plelen bergerak melakukan pemadaman.

Petugas menggunakan peralatan sederhana berupa gepyok atau ilar-ilar untuk memadamkan api. Upaya tersebut berhasil dilakukan sekitar pukul 22.30 WIB.

Sementara itu, informasi yang disampaikan Kepala Pemadam Kebakaran Satpol PP Batang, Pandam Harjito, menyebut laporan kebakaran diterima melalui layanan darurat 112 sekitar pukul 21.45 WIB. Petugas pemadam tiba di lokasi sekitar pukul 22.15 WIB dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.50 WIB.

"Meski api telah berhasil dipadamkan, petugas tetap melakukan kesiapsiagaan di sekitar lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api. Pantauan pada Senin (2/11/2026) masih memperlihatkan kepulan asap tipis dari area bekas kebakaran."

Pandam juga menyebut kondisi medan yang terjal menjadi salah satu kendala petugas dalam penanganan kebakaran. Adapun penyebab pasti kebakaran saat itu masih dalam penyelidikan.

Beredarnya video kebakaran di media sosial turut memperlihatkan perhatian masyarakat terhadap peristiwa tersebut. Namun, rekaman yang beredar belum dapat dijadikan dasar untuk memastikan penyebab maupun pihak yang bertanggung jawab atas kebakaran.

Hingga berita ini disusun, belum ditemukan keterangan resmi kepolisian yang memastikan adanya keterlibatan pembalak liar dalam peristiwa tersebut. Dugaan pembakaran liar yang disampaikan BPBD juga perlu dibedakan dari tudingan pembalakan liar karena keduanya merupakan persoalan yang berbeda.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!