SUARBERITA.COM - Kebakaran yang terjadi di kawasan permukiman warga dekat jalur rel antara Stasiun Tanah Abang dan Duri, Jakarta Pusat, pada Jumat (5/6/2026) 04.00 WIB pagi hari tidak hanya menghanguskan sejumlah bangunan, tetapi juga mengganggu perjalanan ribuan pengguna KRL Commuter Line yang hendak beraktivitas.
Dilansir dari liputan6, Peristiwa kebakaran yang terjadi di kawasan Jalan Citarum, Cideng, Gambir, memaksa petugas melakukan penanganan intensif di sekitar jalur kereta. Lokasi kebakaran yang berada dekat rel membuat operasional KRL untuk sementara harus menunggu hingga kondisi dinyatakan aman. Akibatnya, perjalanan Commuter Line lintas Tanah Abang–Duri mengalami keterlambatan pada jam sibuk pagi. KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf kepada para pengguna atas gangguan perjalanan yang terjadi.
"Demi menjaga keselamatan bersama, operasional Commuter Line di lokasi tersebut untuk sementara menunggu hingga kondisi jalur dinyatakan aman dan dapat dilalui kembali," demikian keterangan KAI Commuter melalui unggahannya di x.
Gangguan ini berdampak langsung terhadap aktivitas para pekerja dan pelajar yang mengandalkan KRL sebagai moda transportasi utama menuju pusat Jakarta. Sejumlah perjalanan mengalami keterlambatan, sementara penumpang diminta mengikuti arahan petugas dan memantau informasi terbaru terkait perjalanan kereta. Hingga pagi hari, Belum diketahui pasti jumlah rumah terbakar atau pun personil pemadam yang dikerahkan. Namun petugas masih melakukan proses pendinginan dan pengamanan area. Sementara itu, perjalanan KRL secara bertahap akan kembali dinormalkan setelah jalur dipastikan aman untuk dilalui kereta.
Peristiwa ini kembali menunjukkan bagaimana gangguan di sekitar jalur rel tidak hanya berdampak pada warga sekitar, tetapi juga dapat memengaruhi mobilitas ribuan pengguna transportasi publik di Jakarta dan wilayah penyangga.

