Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
Sosial

KBRI Paris Resmikan Taman Indonesia Terbesar di Bretagne sebagai Simpul Diplomasi Budaya

Dwipa S2 Juli 202619.00 WIB
KBRI Paris Resmikan Taman Indonesia Terbesar di Bretagne sebagai Simpul Diplomasi Budaya - Foto 1
1/3

SUARBERITA.COM - Duta Besar Republik Indonesia untuk Prancis, Mohamad Oemar, meresmikan Taman Indonesia "Jardin Indonésien - I Ketut Wirta" di kompleks wisata Tropical Parc, Saint-Jacut-les-Pins, Bretagne, pada Sabtu, 27 Juni 2026. Peresmian ini menandai hadirnya taman tematik Indonesia permanen terbesar di kawasan barat laut Prancis dengan luas lebih dari satu hektare.

Dikutip dari kemlu.go.id (30/6/2026), pembangunan taman merupakan hasil kolaborasi antara keluarga Gicquel selaku pengelola Tropical Parc dengan para perajin dari Bali, Lombok, Jawa, Nusa Tenggara Timur, dan Toraja. Penamaan "I Ketut Wirta" diberikan sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh lokal yang menginspirasi inisiatif tersebut.

Jardin Indonésien mengintegrasikan arsitektur tradisional dan vegetasi khas Nusantara. Elemen yang ditampilkan meliputi replika rumah adat NTT, rumah Toraja, rumah Joglo, lumbung padi atau jineng khas Bali, stupa yang terinspirasi Candi Borobudur, serta lanskap sawah terasering yang dikelilingi ribuan tanaman tropis.

Dalam sambutannya, Dubes Mohamad Oemar menegaskan bahwa taman ini berfungsi sebagai jembatan antarbangsa. “Taman Indonesia ini adalah jembatan yang menghubungkan kedua bangsa melalui budaya, alam, dan rasa saling menghormati,” ujarnya.

Erven Gicquel dari pihak pengelola menyampaikan bahwa proyek ini merupakan akumulasi eksplorasi budaya selama empat dekade untuk memperkenalkan filosofi warisan Nusantara kepada masyarakat Eropa. Wali Kota Saint-Jacut-les-Pins, Sophie Bouchon, menambahkan bahwa kehadiran taman memperkuat identitas wilayah sebagai destinasi wisata internasional.

Acara peresmian dihadiri sekitar 150 undangan dari unsur pemerintah daerah, pelaku pariwisata, media, dan diaspora Indonesia, serta diisi pertunjukan seni tari dan musik tradisional. Dengan kunjungan Tropical Parc melebihi 100 ribu wisatawan per tahun, taman ini diproyeksikan menjadi media promosi pariwisata Indonesia. Rencana pembangunan Museum Seni Tradisional Indonesia ditargetkan selesai pada 2027.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!