Seorang karyawan gudang di Ontario, California, Amerika Serikat, ditangkap setelah diduga sengaja membakar tempat kerjanya sendiri pada awal April 2026. Pelaku diketahui bernama Chamel Abdulkarim (29), yang bekerja di pusat distribusi produksi kertas milik perusahaan Kimberly-Clark.
Dilansir dari TheGuardian, (10/04/2026), Polisi mengatakan pada hari Jumat bahwa rekaman video oleh pelaku yang kemudian di posting di media sosial menunjukkan bahwa Abdulkarim membakar kertas toilet dan bahan mudah terbakar lainnya di gudang tersebut. Dalam video tersebut, pelaku terdengar mengatakan bahwa ia tidak menghasilkan cukup uang untuk hidup. kebakaran gudang terjadi pada pukul 12.30 pagi hari Selasa. Polisi menangkap Abdulkarim tidak lama dari kejadian.
Api menghanguskan seluruh bangunan gudang seluas sekitar 1,2 juta kaki persegi serta menghancurkan produk kertas dalam jumlah besar. Dengan total kerugian mencapai dari 600 juta dolar AS, termasuk nilai bangunan dan barang yang tersimpan di dalamnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kebakaran tersebut berdampak besar terhadap operasional distribusi serta berpotensi menganggu rantai pasok di wilayah tersebut.

