SUARBERITA.COM - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak pecalang dan komunitas ojek online (ojol) di Bali memperkuat kerja sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ajakan itu disampaikan saat bertemu puluhan pecalang dan pengemudi ojol di Badung, Bali, Kamis (16/7)
Pecalang merupakan petugas keamanan adat Bali yang berasal dari masyarakat setempat. Mereka memiliki peran dalam menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya dalam kegiatan adat, keagamaan, serta lingkungan desa adat.
Kapolri menegaskan, menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk pecalang dan komunitas ojol, dinilai penting untuk mendukung terciptanya keamanan di wilayah.
"Pecalang dan komunitas ojek online memiliki peran penting dalam membantu menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Sinergi yang terjalin selama ini merupakan modal penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif," ujar Kapolri, dikutip dari Antara
Menurut Listyo Sigit, Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi berbagai dinamika keamanan. Oleh sebab itu, kolaborasi dengan pecalang dan komunitas ojol sebagai mitra strategis atau Sabuk Kamtibmas perlu terus diperkuat guna mendukung deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.
"Polri membutuhkan sinergi yang kuat dengan Pecalang dan komunitas ojek online sebagai mitra strategis atau Sabuk Kamtibmas dalam mendukung terwujudnya kamtibmas yang kondusif," ujarnya
Ia juga berharap forum silaturahmi seperti ini terus digelar agar koordinasi, komunikasi, dan pertukaran informasi antarpihak semakin baik sehingga potensi gangguan kamtibmas dapat diantisipasi lebih awal.
"Sinergitas Polri, Pecalang, dan komunitas ojek online diharapkan semakin memperkuat kondusifitas wilayah serta meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat," ujarnya

