Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
Hukum

Kader PSI Dilaporkan Penistaan Agama, Ketua Harian Partai Tak Mau Ikut Campur

Abd Munib6 Mei 202621.35 WIB
Kader PSI Dilaporkan Penistaan Agama, Ketua Harian Partai Tak Mau Ikut Campur
SUARBERITA – 

Grace Natalie dan Ade Armando dikenal sebagai figur publik. Grace merupakan Sekretaris Dewan Pembina PSI sekaligus mantan jurnalis. Sementara Ade dikenal sebagai akademisi dan pegiat media sosial.

Kedua figur publik itu merupakan kader Partai PSI yang tengah tersandung kasus dugaan penistaan. Namun demikian, PSI tidak akan memberikan pendampingan hukum resmi pada kadernya.

Kedua pentolan PSI itu dilaporkan oleh kelompok masyarakat yang tergabung dalam aliansi. Aliansi tersebut mengatasnamakan kepentingan kerukunan umat beragama.

Laporan telah diterima oleh Bareskrim Polri dan tercatat resmi. Dilansir dari Kompas.com Nomor laporan tercatat LP/B/185/V/2026/SPKT/Bareskrim Polri pada 4 Mei 2026.

Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali menegaskan partainya tidak memberi bantuan hukum. Pernyataan itu merespons laporan terhadap Sekretaris Dewan Pembina PSI Grace Natalie.

Laporan itu terkait dugaan penghasutan dan ujaran kebencian di Bareskrim Polri. Ahmad Ali menyebut kasus tersebut merupakan tanggung jawab pribadi yang bersangkutan.

Ali menegaskan tindakan Grace berada di luar tugas dan mandat partai. Karena itu, PSI tidak akan terlibat dalam proses hukum yang berjalan.

“Ini harus dipertanggungjawabkan secara pribadi,” kata Ali di kantor DPP PSI dikutip dari Kompas.com, Selasa (5/5/2026).

Ali memastikan sikap partai bersifat kelembagaan dan tidak berubah. PSI, menurutnya, tetap menghormati proses hukum yang berlaku.

Sebanyak 40 organisasi masyarakat terlibat dalam pelaporan tersebut. Aliansi pelapor menilai terdapat unsur pelanggaran hukum dalam pernyataan terlapor.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!