SUARBERITA.COM - Tak sedikit atlet bulu tangkis larut dalam pesta kemenangan, Leo Rolly Carnando memilih bersikap dingin. Gelar Thailand Open 2026 yang baru saja diraihnya bersama Daniel Marthin memang membanggakan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI)
Pria asal Klaten, Jawa Tengah itu sadar satu kemenangan belum cukup untuk menjamin masa depan. Di balik trofi yang diangkat di Bangkok, Leo memandang perjalanan panjang belum selesai. Ada ranking yang harus dikejar, konsistensi yang harus dijaga dan mimpi besar yang harus ditaklukkan. Yakni, Olimpiade Los Angeles 2028.
Thailand Open 2026 menjadi titik balik bagi pasangan Leo/Daniel. Setelah kembali dipasangkan, keduanya langsung mencuri perhatian dengan menembus podium juara. Sehingga turnamen itu menjadi pembuktian bagi Daniel Marthin yang baru kembali usai absen panjang akibat cedera.
Leo mengaku tidak menyangka dirinya bisa menyabet prestasi tersebut. Dia juga menyebut penampilan Daniel sangat luar biasa mengingat situasi yang baru dihadapi rekannya tersebut. “Dari saya alhamdulillah, benar-benar hasil yang sangat kaget,” aku Leo dikutip dari detik.com, Rabu (27/5/2026).
Kendati begitu, kemenangan tak membuat Leo cepat puas. Hari ini bisa menjadi juara, menurutnya, tetapi besok bisa saja tersingkir bila kehilangan fokus dan kerja keras. Karena itu, Leo menyikapi gelar Thailand Open sebagai modal menuju Olimpiade Los Angeles 2028.
“Yang diminta kan pastinya mau juaranya terus jangan cuma sekali,” kata Leo.
Di tengah ekspektasi tinggi tersebut, Leo mencoba menjaga satu hal penting, yakni kestabilan mental. “Kalau sekarang sudah juara sekali, jangan terlalu euforia banget,” tegasnya.
Bagi Leo Rolly Carnando, gelar Thailand Open merupakan perjalanan yang sebenarnya baru dimulai.

