Suar Berita
News

Jokowi Jelaskan Kuliah di Fakultas Kehutanan UGM, Sebut Tuduhan Ijazah Palsu Sudah Kebablasan

M Rayhan Wildani K5 November 202610.52 WIB
Jokowi Jelaskan Kuliah di Fakultas Kehutanan UGM, Sebut Tuduhan Ijazah Palsu Sudah Kebablasan

SUARBERITA.COM - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menguraikan riwayat pendidikannya saat memberikan kesaksian dalam sidang perkara tudingan ijazah palsu dengan terdakwa Roy Suryo di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026). Dalam persidangan tersebut, Jokowi secara khusus menjelaskan pengalaman kuliahnya di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Kesaksian ini kembali membawa polemik ijazah Jokowi ke ruang persidangan. Persoalan tersebut telah berlangsung selama lebih dari dua tahun dan berulang kali menjadi pembahasan di ruang publik, mulai dari media sosial hingga sejumlah acara televisi.

Jokowi mengaku persoalan itu semakin berkembang hingga dirinya merasa tuduhan yang beredar sudah melewati batas. Ia kemudian berkonsultasi dengan penasihat hukum sebelum memutuskan membuat laporan ke polisi.

"Jadi sebelum peristiwa tanggal 26 Maret itu, sebetulnya juga sudah sejak tahun 2020, kemudian makin menjadi-jadi, tahun 2024, '25, dan saya anggap apa yang ditunjukkan oleh ajudan saya itu juga sudah kebablasan sehingga saya berinisiatif untuk konsultasi kepada penasihat hukum, Yang Mulia," kata Jokowi di persidangan.

Dalam kesaksiannya, Jokowi menjelaskan bahwa dirinya menempuh pendidikan S-1 di Fakultas Kehutanan UGM. Ia juga menerangkan bahwa saat dirinya menjadi mahasiswa, fakultas tersebut belum memiliki pembagian jurusan seperti yang dikenal secara umum.

"Jadi di Fakultas Kehutanan itu sejak saya masuk tidak ada yang namanya jurusan, tidak ada. Tetapi kami para mahasiswa itu diberikan pilihan untuk mengambil mata kuliah pilihan, di situlah kami ada yang menyebut, 'Oh kamu di jurusan teknologi kayu atau teknologi hasil hutan," ujar Jokowi.

Ia kemudian menjelaskan bahwa pilihan mata kuliah yang banyak diambilnya berkaitan dengan teknologi hasil hutan atau teknologi kayu. Beberapa mata kuliah yang disebutnya antara lain struktur dan sifat kayu, pengeringan kayu, pengawetan kayu, hingga industri kayu.

"Hanya seperti itu. Karena saya banyak mengambil mata kuliah pilihan di bidang teknologi hasil hutan atau teknologi kayu, seperti mata kuliah struktur dan sifat kayu. Teman-teman saya menyampaikan bahwa saya berada di wilayah jurusan teknologi kayu atau teknologi hasil hutan, Yang Mulia," tambahnya.

Penjelasan tersebut menjadi bagian dari keterangan Jokowi di hadapan majelis hakim dalam perkara yang berkaitan dengan tudingan keaslian ijazahnya. Melalui persidangan ini, keterangan para pihak akan diuji dalam proses hukum yang sedang berjalan.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!