Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Jepang Mulai Lepas 53 Juta Barel Minyak dari Cadangan Nasional

Dwipa S28 Maret 202618.07 WIB
Jepang Mulai Lepas 53 Juta Barel Minyak dari Cadangan Nasional - Foto 1
1/2
Jepang mulai melepaskan minyak dari cadangan nasionalnya pada Kamis, 26 Maret 2026, sebagai respons terhadap gangguan pasokan yang disebabkan oleh perang di Timur Tengah. Perdana Menteri Sanae Takaichi mengatakan Jepang akan melepaskan 53 juta barel minyak, setara dengan konsumsi sekitar satu bulan, pada akhir April untuk membantu mengimbangi gangguan tersebut.

Keputusan ini diambil setelah penutupan efektif Selat Hormuz oleh Iran yang mengganggu aliran sekitar 20 persen minyak dunia. Harga minyak mentah telah melonjak lebih dari 50 persen sejak perang dimulai pada 28 Februari, membebani ekonomi Jepang yang sangat bergantung pada impor energi.

Pelepasan cadangan minyak ini merupakan bagian dari upaya terkoordinasi antara negara-negara anggota Badan Energi Internasional (IEA) untuk menstabilkan pasar energi global. Sebelumnya, IEA telah memutuskan untuk melepaskan 400 juta barel minyak dari cadangan strategisnya awal bulan ini, dibandingkan dengan hanya 182 juta barel yang dilepaskan pada 2022 setelah invasi Rusia ke Ukraina.

Kepala IEA Fatih Birol sebelumnya memperingatkan bahwa krisis energi akibat perang Iran memiliki dampak gabungan yang lebih buruk daripada dua krisis minyak tahun 1970-an dan dampak perang Rusia-Ukraina terhadap pasar gas. Setidaknya 40 aset energi di sembilan negara telah rusak parah akibat pertempuran yang sedang berlangsung.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!