ACEH TAMIANG, TNI Angkatan Darat
merampungkan pembangunan Jembatan Modular di Dusun Bandar Baru, Desa Tanjung
Genteng, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (26/2/2026).
Jembatan sepanjang 30 meter tersebut memulihkan akses vital warga yang
sebelumnya terputus akibat banjir bandang dan tanah longsor.
Pembangunan dilaksanakan personel gabungan
Kodim 0117/Aceh Tamiang, Zidam IM, Yonzipur 10/JP/2 Kostrad, dan Yonif TP
899/BSG sebagai respons cepat atas rusaknya jembatan lama yang tak lagi dapat
difungsikan sehingga aktivitas masyarakat sempat terhambat.
Komandan Kodim 0117/Aceh Tamiang Letkol Arm
Raden Subhi Fitra Jaya, S.Sos., M.M., menjelaskan bahwa jembatan yang dibangun
merupakan Jembatan Modular tipe 1-1 dengan panjang 30 meter dan lebar 4 meter. “Jembatan Modular ini merupakan dukungan
dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. Pembangunannya menjadi langkah
strategis dalam memulihkan kembali akses transportasi masyarakat yang
sebelumnya terputus akibat diterjang banjir bandang dan tanah longsor,”
ujarnya.
Jembatan tersebut
menghubungkan Desa Tanjung Genteng dan Desa Tanjung Macang, jalur utama yang
digunakan warga untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, dan
kegiatan sosial kemasyarakatan. Dengan kembali normalnya akses, mobilitas dan
distribusi hasil usaha masyarakat kini dapat berjalan lebih lancar.
Datok Penghulu
Desa Tanjung Genteng, Yuli Mansyah, menyampaikan apresiasinya atas dukungan TNI
AD dan seluruh pihak yang terlibat. “Jembatan Modular ini merupakan harapan
besar masyarakat setelah jembatan lama terputus diterjang banjir bandang. Kami
sangat bersyukur karena kini akses antarwilayah sudah kembali dapat digunakan,”
katanya.
Kehadiran jembatan ini menjadi wujud sinergi TNI AD, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pemulihan wilayah pascabencana serta menjaga stabilitas sosial dan ekonomi di Aceh Tamiang. tniad.mil.id – (Dispenad)

