SUARBERITA.COM - Menjelang puncak ibadah haji yaitu wukuf di Arafah kemudian diikuti rangkaian mabit di Muzdalifah dan Mina, Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj RI) mengimbau jamaah haji untuk menjaga kondisi fisik dan mengatur aktivitas secara bijak agar tidak kelelahan. Imbauan ini bersifat penting karena kesehatan jamaah haji menjadi prioritas utama pemerintah untuk menjamin kondisi jamaah haji.
Dilansir dari laman resmi Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, Maria Assegaf selaku juru bicara Kemenhaj RI mengatakan, “Kami mengajak seluruh jamaah haji untuk mulai menghemat energi dan menjaga stamina sebelum pelaksanaan puncak ibadah haji. Jangan memaksakan aktivitas fisik yang tidak mendesak agar kondisi tubuh tetap prima dan tidak kelelahan saat memasuki fase puncak ibadah haji.”
Lebih lanjut, Maria menjelaskan bahwa kesiapan fisik menjadi faktor utama agar jamaah haji dapat melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar dan optimal khususnya puncak ibadah haji. Maria juga memastikan bahwa Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menyiapkan layanan terbaik menjelang puncak ibadah haji mulai dari kesiapan akomodasi, transportasi, dan konsumsi jamaah haji.

