SUARBERITA.COM – Menjelang pelaksanaan ibadah haji tahun 2026, Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia memastikan keamanan jamaah haji melalui akomodasi dan transportasi yang telah siap digunakan selama di Makkah. Layanan ini akan beroperasi ketika jamaah haji dari Madinah melakukan perjalanan ke Makkah pada 1 Mei 2026.
Dilansir dari laman resmi Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, Ihsan Faisal selaku Kepala Kerja Daerah Makkah mengatakan, “Kita sudah menginstruksikan kepada para kepala sektor untuk segera mengecek hotel-hotel termasuk fasilitas di dalamnya seperti tempat tidur, kamar mandi, ruang makan, musala, lobi, dan lainnya.”
Lebih lanjut, Ihsan menjelaskan bahwa layanan yang paling penting dijamin keamanannya yaitu konsumsi. Menurut Ihsan dalam keterangan pers, jamaah haji akan mendapatkan makan sebanyak tiga kali sehari. Tim advance Kemenhaj telah mengecek dapur-dapur penyedia layanan konsumsi untuk memastikan keamanannya.
Untuk layanan transportasi, Kemenhaj telah menyiapkan bus Salawat yang beroperasi selama 24 jam. Bus ini akan membawa jamaah haji dari hotel ke Masjidil Haram. Begitu pun rute sebaliknya, jamaah haji akan diantar menggunakan bus Salawat ke hotel masing-masing. Kemenhaj berkomitmen untuk memaksimalkan layanan transportasi agar jamaah haji bisa fokus melaksanakan ibadah haji di tanah suci.

