Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Istri Frans Antoni Ikut Diperiksa Bareskrim, Penyidik Dalami Pelarian Anak Buah Fredy Pratama

M Rayhan Wildani K20 Juni 202611.55 WIB
Istri Frans Antoni Ikut Diperiksa Bareskrim, Penyidik Dalami Pelarian Anak Buah Fredy Pratama

SUARBERITA.COM - Penyidikan terhadap jaringan narkoba yang diduga dikendalikan buronan Fredy Pratama terus berkembang. Setelah berhasil menangkap Frans Antoni di Malaysia, Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipid Narkoba) Bareskrim Polri kini turut memeriksa istrinya, Petra Niasi, untuk mendalami kasus tersebut.

Dilansir dari Kompas, Frans tiba di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, pada Jumat (19/6/2026) sore. Dengan tangan terborgol, ia langsung dibawa menuju ruang pemeriksaan tanpa memberikan komentar kepada awak media, termasuk saat ditanya mengenai keberadaan Fredy Pratama yang hingga kini masih buron.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso mengatakan Petra Niasi masih berstatus sebagai saksi. Pemeriksaan dilakukan karena penyidik menduga ia mendampingi Frans selama masa pelariannya di luar negeri.

"Pasti akan kami periksa (istri Frans). Ini masih berkembang, ini kan baru datang hari pertama," kata Eko.

Ia juga menegaskan bahwa hingga saat ini Petra belum ditetapkan sebagai tersangka.

"Istrinya selama ini mendampingi pelariannya dia. Belum (ditetapkan tersangka). Pasti akan kami periksa," ujarnya.

Frans Antoni sendiri telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 2023 dan diduga berperan sebagai pengendali aliran dana jaringan narkoba milik Fredy Pratama. Setelah berhasil dibawa ke Indonesia, penyidik kini terus mendalami keterangannya untuk mengungkap jaringan yang lebih luas.

Eko memastikan proses penyidikan masih terus berlanjut. Kepolisian juga membuka kemungkinan adanya tersangka baru setelah seluruh hasil pemeriksaan dan penelusuran aliran dana rampung dilakukan.

"Nanti seminggu atau dua minggu ada perkembangan baru, kita akan rilis tentang kelanjutan perkara ini," pungkas Eko.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!