SUARBERITA.COM - Dilansir dari TheSun (04/04/2026), pemerintah Iran mengumumkan sayembara dengan hadiah sebesar 10 miliar toman atau sekitar 60.000 dolar AS (Rp2,1 miliar) bagi warga sipil yang berhasil menangkap pilot jet tempur F-15E milik Amerika Serikat dalam kondisi hidup.Pengumuman ini muncul setelah jet tempur tersebut dilaporkan ditembak jatuh di sekitar Selat Hormuz atau wilayah Provinsi Kohgiluyeh dan Boyer-Ahmad. Nilai pesawat tempur itu diperkirakan mencapai Rp2,1 triliun.
Warga berbondong-bondong menuju lokasi jatuhnya pesawat. Mereka terlihat menggunakan kendaraan pribadi dengan harapan dapat menemukan pilot lebih dulu.Keterlibatan warga sipil dalam situasi ini menjadi sorotan karena dinilai tidak lazim dalam operasi keamanan militer. Hal ini juga memunculkan spekulasi terkait kondisi pilot dan situasi di lapangan.
Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi mengenai keberadaan pilot maupun kronologi lengkap insiden tersebut. Informasi lanjutan masih ditunggu dari pihak berwenang.Selat Hormuz dikenal sebagai jalur strategis perdagangan global, sehingga insiden di kawasan ini kerap menarik perhatian internasional. Situasi terkini masih terus berkembang.

