Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Iran Abadikan Lokasi Serangan AS-Israel di Kampus Isfahan sebagai Museum

Ulfa Safira5 Mei 202611.00 WIB
Iran Abadikan Lokasi Serangan AS-Israel di Kampus Isfahan sebagai Museum

SUARBERITA.COM - Universitas Teknologi Isfahan yang berada di Kota Isfahan, Iran, dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi teknik terbesar dan pusat riset penting di negara tersebut. Kampus ini memiliki peran dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Iran sebelum sebagian fasilitasnya mengalami kerusakan akibat serangan.

Pemerintah Iran berencana mempertahankan area kampus yang terdampak serangan tersebut dan mengalihfungsikannya menjadi museum sejarah. Lokasi yang rusak tidak akan dibongkar, melainkan dijadikan ruang dokumentasi untuk menggambarkan dampak serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap institusi pendidikan.

Rektor Universitas Teknologi Isfahan, Zafarollah Kalantari, mengatakan langkah tersebut merupakan upaya menjaga catatan sejarah kampus.

“Bagian yang rusak akan tetap dilestarikan sebagai museum perang di universitas, sebagai catatan sejarah tentang penindasan terhadap dunia ilmiah,” ujarnya, dikutip AFP, Minggu (3/5/2026).

Selain itu, pihak universitas telah menyiapkan lahan baru untuk pembangunan gedung pengganti serta pengadaan fasilitas modern. Berdasarkan estimasi awal yang dilaporkan IRNA, kerugian akibat kerusakan bangunan dan fasilitas kampus mencapai sekitar 11 juta dolar AS.

Sebelumnya, serangan gabungan AS-Israel pada Maret lalu dilaporkan menghantam sejumlah titik di Isfahan, termasuk Universitas Teknologi Isfahan. Otoritas Iran menyebut lebih dari 30 perguruan tinggi di berbagai wilayah, termasuk Teheran, turut terdampak, selain permukiman dan infrastruktur sipil. Rangkaian serangan tersebut kemudian mereda setelah gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!