SUARBERITA.COM - Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pengamanan negara dengan mengirim dua perwira Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) untuk mengikuti pendidikan militer di Amerika Serikat.
Kedua perwira tersebut dilepas langsung oleh Komandan Paspampres, Edwin Adrian Sumantha, pada Jumat (12/6/2026). Program pendidikan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas dan profesionalisme personel pengamanan presiden melalui transfer pengetahuan dan pengalaman dari lembaga militer internasional.
Dilansir PPID Paspampres, Jumat (12/6/2026), dua prajurit yang mendapatkan kesempatan mengikuti pendidikan di luar negeri tersebut adalah Mayor Mar Puji Wahdini dan Kapten Cpm Ryanda Catur Arhanudya.
Mayor Mar Puji Wahdini yang saat ini menjabat sebagai Wakil Komandan Detasemen-4 Grup B Paspampres akan mengikuti program United States Marine Corps Command and Staff College di Amerika Serikat mulai 6 Juli 2026 hingga 16 Juni 2027.
Sementara itu, Kapten Cpm Ryanda Catur Arhanudya yang bertugas sebagai Komandan Kompi Pengawal Istana A Batalion Pengawal Protokoler Kenegaraan Paspampres akan mengikuti International Officer Intelligence Captains Career Course yang berlangsung di Fort Huachuca pada 30 Juni hingga 18 Desember 2026.
Dalam arahannya, Mayjen TNI Edwin Adrian Sumantha menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diperoleh kedua perwira tersebut. Ia menegaskan bahwa pendidikan internasional merupakan peluang berharga untuk meningkatkan kompetensi profesional sekaligus memperluas wawasan strategis dalam bidang pertahanan dan keamanan.
Menurut Edwin, ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti pendidikan di Amerika Serikat diharapkan dapat diterapkan untuk mendukung tugas-tugas pengamanan presiden, wakil presiden, dan tamu negara, serta memperkuat kemampuan institusi Paspampres dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks.
Pengiriman dua perwira ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Paspampres dalam membangun sumber daya manusia unggul yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, intelijen, dan sistem pengamanan modern di tingkat global.

