Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
Teknologi

Indonesia Kini Punya Fasilitas Crash Test Kendaraan di Bekasi

Chaterina R14 Mei 202622.00 WIB
Indonesia Kini Punya Fasilitas Crash Test Kendaraan di Bekasi

SUARBERITA.COM – Indonesia kini resmi memiliki fasilitas uji tabrak kendaraan atau crash test yang berlokasi di Cibitung, Bekasi, Jawa Barat. Kehadiran fasilitas ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan standar keselamatan kendaraan nasional sekaligus memperkuat industri otomotif dalam negeri.

 

Fasilitas tersebut dikelola oleh Balai Pengujian Laik dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJKSB). Degan hadirnya laboratorium ini, produsen otomotif di Indonesia kini dapat melakukan pengujian keselamatan kendaraan tanpa harus mengirim unit keluar negeri.

 

Dalam proses pengujiannya, kendaraan akan diuji untuk menabrak penghalang dengan kecepatan sekitar 56 kilometer per jam sesuai standar regulasi internasional United Nations Regulations (UNR). Pengujian dilakukan untuk melihat ketahanan struktur kendaraan, efektivitas sabuk pengaman, hingga performa airbag saat terjadinya benturan.

 

Dilansir dari Babelinsight, (07/05/2026), Menurut Kepala Laboratorium Passive Safety BPLJSKB, W Aris Munandar, salah satu aspek penting yang diperiksa adalah kondisi pintu kendaraan pasca tabrakan. Minimal satu pintu di setiap kursi harus tetap dapat dibuka agar proses evakuasi penumpang bisa dilakukan dengan cepat saat kendaraan darurat.

 

Selain itu, area kabin kendaraan juga harus tetap aman untuk melindungi penumpang, meskipun bagian depan mobil dirancang mengalami deformasi atau ringsek guna menyerap energi benturan.

 

Fasilitas crash test ini juga dilengkapi dummy atau boneka uji tabrak berteknologi tinggi yang memiliki sensor di berbagai tubuh seperti kepala, leher, dada, hingga kaki. Sensor tersebut berfungsi mengukur tingkat cedera yang mungkin dialami penumpang saat kecelakaan terjadi. Nilai satu dummy sendiri disebut mencapai hampir Rp 8 miliar.

 

Keberadaan fasilitas crash test di Bekasi diharapkan dapat meningkatkan kualitas keselamatan kendaraan di Indonesia sekaligus mendorong produsen otomotif lebih serius menghadirkan kendaraan yang aman bagi masyarakat.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!