1 SUARBERITA.COM - Kunjungan Presiden Prabowo Subianto
ke negara Rusia dan Prancis pada bulan April 2026 ini mulai menunjukkan
beberapa dampak signifikan terhadap kondisi ekonomi Indonesia. Berdasarkan
Institute for Development of Economics and Finance (Indef), beberapa hasil
kesepakatan strategis ini memiliki potensi untuk bisa memperkuat bargaining
position Indonesia di mata komunitas internasional.
"Perluasannya ini cukup signifikan karena menjadi salah satu cara yang
penting dalam lobies strategis yang pada akhirnya mengembangkan peluang-peluang
baru bagi bisnis, menciptakan lapangan pekerjaan serta memperkuat bargaining
position Indonesia," kata Direktur Eksekutif Indef, Esther Sri Astuti,
dalam sebuah keterangan kepada wartawan yang Dikutip dari Antara News (16/4/2026).. Di
Prancis sendiri, pertemuan yang berlangsung antara Presiden dengan Presiden
Emmanuel Macron menghasilkan beberapa kesepakatan penting di bidang bisnis dan
investasi yang dibuat melalui kerjasama dengan perusahaan Danantara dengan
nilai investasi sekitar belasan miliar dollar AS.
Sementara itu di Rusia, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengklaim bahwa
ada banyak oleh-oleh strategis yang membantu memperkuat bargaining position
Indonesia di mata komunitas internasional. Dalam pertemuan antara Presiden
dengan Presiden Vladimir Putin berhasil membahas tentang peningkatan kerja sama
di sektor energi nasional jangka panjang, termasuk cadangan minyak mentah dan
LPG. Upaya ini dianggap sangat penting guna dalam rangka mempertahankan energi nasional
di tengah ketidakpastian global.

