SUARBERITA.COM - Menjelang Hari Raya Idul Adha, masyarakat mulai ramai mencari hewan kurban di berbagai lapak penjualan ternak. Di tengah tingginya permintaan, calon pembeli diingatkan agar tidak hanya tergiur ukuran tubuh besar atau harga mahal saat memilih hewan kurban.
Guru Besar Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian-Peternakan Universitas Muhammadiyah Malang, Prof. Dr. drh. Lili Zalizar, M.S., mengatakan kesehatan hewan menjadi faktor dasar yang harus diperhatikan agar ibadah kurban sah secara syariat sekaligus aman untuk dikonsumsi.
Menurutnya, pemeriksaan awal dapat dilakukan dengan mengamati postur tubuh hewan dari berbagai sisi. Hewan yang sehat umumnya mampu berdiri tegak, aktif bergerak, dan tidak menunjukkan tanda pincang.
“Pertama kita lihat dulu ternaknya dari depan, samping, dan belakang. Pastikan hewan bisa berdiri tegak dan tidak pincang,” ungkap Lili dikutip dari laman resmi UMM, Jumat (22/5/2026).
Selain postur tubuh, kondisi mata dan kulit juga menjadi indikator penting kesehatan ternak. Mata yang jernih dan kulit yang bersih tanpa kudis menunjukkan hewan dalam kondisi baik. “Kalau untuk kurban, pilih yang kulitnya mulus dan tidak kudisan karena kita ingin mengurbankan hewan yang terbaik,” katanya.
Lili juga meminta masyarakat mewaspadai gejala penyakit menular seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta antraks. Gejala PMK ditandai lendir berlebih di mulut, luka pada lidah atau gusi hingga radang pada sela kuku. Sementara antraks dapat ditandai kejang disertai pendarahan dari hidung atau anus.
Selain sehat, hewan kurban juga harus memenuhi syarat usia minimal sesuai ketentuan syariat, yakni dua tahun untuk sapi dan satu tahun untuk kambing atau domba. Di akhir keterangannya, Lili mengingatkan panitia kurban agar tidak langsung menyembelih hewan setelah perjalanan jauh.
Hewan perlu diistirahatkan untuk mengurangi stres yang dapat menurunkan kualitas daging. Dia berharap masyarakat lebih teliti dalam memilih ternak kurban agar ibadah berjalan baik sekaligus menghasilkan pangan yang aman dan berkualitas.

