SUARBERITA.COM - Wakil Presiden Gibran Rakabuming menerima kunjungan Deputi Perdana Menteri Bulgaria sekaligus Menteri Ekonomi, Investasi, dan Industri Bulgaria Alexander Poulev di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (14/9/2026).
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan Indonesia dan Bulgaria, terutama di bidang ekonomi. Salah satu pembahasan yang menarik perhatian adalah peluang Bulgaria menjadi pintu masuk bagi produk Indonesia untuk menjangkau pasar Uni Eropa.
Pertemuan Gibran dan Alexander Poulev berlangsung menjelang peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Bulgaria yang jatuh pada 20 September 2026.
“Selamat datang di Indonesia. Selamat datang di Jakarta, Yang Mulia. Kunjungan ini adalah kunjungan yang sangat istimewa karena memperingati 70 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Bulgaria pada 20 September ini,” ujar Wapres.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah peluang kerja sama, mulai dari perdagangan, investasi, agroindustri, logistik, teknologi, pertahanan hingga ekonomi kreatif.
Pemerintah Bulgaria menyampaikan ketertarikannya untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Di sisi lain, Bulgaria juga menawarkan peluang bagi Indonesia untuk memanfaatkan posisinya sebagai salah satu pintu masuk menuju pasar Uni Eropa.
Bagi Indonesia, peluang tersebut menjadi penting karena perluasan pasar ekspor menjadi salah satu bagian dari penguatan hubungan ekonomi dengan negara-negara Eropa.
Selain perdagangan dan investasi, pembahasan juga menyentuh Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA). Pemerintah Indonesia berharap Bulgaria dapat memberikan dukungan terhadap proses tersebut.
IEU-CEPA sendiri diharapkan dapat memperluas akses pasar sekaligus membuka peluang peningkatan perdagangan dan investasi antara Indonesia dan kawasan Uni Eropa.
Dalam pertemuan itu, Gibran turut menyampaikan salam dari Presiden Prabowo Subianto kepada pemerintah Bulgaria. Wapres berharap hubungan yang telah terjalin selama puluhan tahun dapat terus berkembang menjadi kerja sama yang memberikan manfaat bagi kedua negara.
Pertemuan tersebut berlangsung ketika Indonesia dan Bulgaria bersiap memperingati tujuh dekade hubungan diplomatik. Momentum itu sekaligus menjadi kesempatan bagi kedua negara untuk memperluas kerja sama, tidak hanya dalam hubungan politik, tetapi juga pada sektor ekonomi yang lebih konkret.
Dengan posisi Bulgaria sebagai bagian dari Uni Eropa, pembukaan akses pasar menjadi salah satu peluang yang dapat dikembangkan dalam hubungan bilateral kedua negara ke depan.

