SUARBERITA.COM - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka memberikan ruang bagi para petani dan nelayan untuk menyampaikan langsung berbagai persoalan yang mereka hadapi di lapangan. Momen itu terjadi saat Gibran menghadiri Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo, Sabtu (20/6/2026).
Dilansir dari kompas, Di tengah sambutannya, Gibran menghentikan pidato sejenak dan meminta perwakilan petani serta nelayan dari berbagai daerah naik ke atas panggung untuk berbagi pengalaman dan menyampaikan kendala yang mereka alami.
"Dalam kesempatan ini saya mohon perwakilan dari petani dan nelayan bisa maju ke depan untuk menceritakan kondisi di lapangan," kata Gibran.
Para peserta kemudian menyampaikan sejumlah persoalan, mulai dari kebutuhan perbaikan irigasi, ketersediaan solar bagi nelayan, hingga alat pengering hasil panen. Setelah mendengarkan seluruh masukan, Gibran langsung meminta para menteri dan pejabat yang hadir untuk segera menindaklanjuti setiap persoalan tersebut.
"Terima kasih ini perwakilan dari petani dan nelayan, terima kasih sekali untuk masukan-masukannya. Mohon ini nanti Pak Menteri, Wamen, semua yang ada di sini, mohon untuk segera ditindaklanjuti," ujarnya.
Gibran menegaskan pemerintah tidak ingin berbagai persoalan tersebut berlarut-larut. Ia berharap solusi dapat segera diberikan, bahkan sebelum Presiden Prabowo Subianto menghadiri penutupan PENAS yang dijadwalkan berlangsung pada pekan depan.
"Ini coba nanti setelah acara ini segera ditindaklanjuti ya Pak Menteri ya. Jadi apa nanti ketika Pak Presiden datang di hari Rabu, masalah-masalah ini bisa terselesaikan semua," tegasnya.
Menurut Gibran, pemerintah akan terus mengawal berbagai program yang berkaitan dengan sektor pertanian dan perikanan agar target kemandirian pangan nasional dapat tercapai sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani dan nelayan.
"Serta mencarikan solusi-solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh petani dan nelayan," pungkasnya.

