SUARBERITA.COM - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, pada Sabtu (15/8) sore. Hingga laporan terbaru BNPB, petugas masih melakukan pendataan untuk memastikan dampak serta kemungkinan adanya korban.
Gempa terjadi sekitar pukul 17.54 WIB. Berdasarkan data yang disampaikan BNPB dengan merujuk informasi BMKG, pusat gempa berada di darat pada koordinat 2,97 derajat Lintang Utara dan 98,95 derajat Bujur Timur, dengan kedalaman 163 kilometer.
Guncangan dirasakan di sejumlah wilayah Sumatera Utara. Kabupaten Simalungun, Kota Medan, dan Kabupaten Pakpak Bharat dilaporkan merasakan getaran cukup kuat berlangsung sekitar 10 detik.
Sampai laporan BNPB diterbitkan, belum ada korban jiwa yang terkonfirmasi. BNPB bersama BPBD Sumatera Utara, Basarnas, TNI, Polri dan unsur terkait masih memantau kondisi di lapangan. Personel juga dikerahkan untuk melakukan asesmen terhadap kemungkinan kerusakan maupun korban.
BNPB mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada karena gempa susulan masih mungkin terjadi. Warga juga diminta menjauhi bangunan atau benda yang berisiko roboh serta mengikuti arahan petugas apabila diperlukan evakuasi.
Gempa ini dipastikan tidak berpotensi tsunami. Masyarakat diimbau memperoleh perkembangan informasi dari kanal resmi BNPB, BPBD, dan BMKG.

