SUARBERITA.COM - Gempa bumi bermagnitudo 5,2 mengguncang wilayah barat laut Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, pada Rabu pukul 22.10 WIB. Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di wilayah Filipina, tepatnya 853 kilometer barat laut Sangihe.
Berdasarkan laporan Antara, gempa berada pada koordinat 10,98 derajat Lintang Utara (LU) dan 123,31 derajat Bujur Timur (BT) dengan kedalaman 124 kilometer. Hingga saat ini, belum terdapat laporan mengenai kerusakan ataupun korban akibat kejadian tersebut.
Sebelumnya, wilayah barat laut Tahuna juga mengalami dua kali gempa dengan kekuatan serupa. Gempa pertama terjadi pukul 20.16 WIB dengan magnitudo 5,2 dan kedalaman 10 kilometer, kemudian disusul gempa kedua pada pukul 20.23 WIB dengan magnitudo yang sama.
BMKG menyebutkan data gempa tersebut merupakan informasi awal yang mengutamakan kecepatan penyampaian, sehingga hasil analisis masih dapat mengalami perubahan setelah data tambahan diterima.
Wilayah sekitar Filipina dan Indonesia termasuk kawasan yang aktif mengalami aktivitas seismik karena berada di jalur Cincin Api Pasifik. Indonesia sendiri berada di pertemuan sejumlah lempeng tektonik utama, seperti Indo-Australia, Eurasia, Pasifik, dan Filipina, sehingga memiliki tingkat kerawanan gempa yang tinggi.

