Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
News

Gempa M 7,7 NTT Picu Kerusakan Bangunan di Bima, Gudang Bulog hingga Rumah Warga Terdampak

M Rayhan Wildani K15 Agustus 202610.15 WIB
Gempa M 7,7 NTT Picu Kerusakan Bangunan di Bima, Gudang Bulog hingga Rumah Warga Terdampak

SUARBERITA.COM - Dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai teridentifikasi di sejumlah daerah. Di Nusa Tenggara Barat (NTB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat beberapa bangunan di Kota Bima dan Kabupaten Bima mengalami kerusakan akibat guncangan gempa.

Di Kota Bima, kerusakan dengan tingkat sedang dilaporkan terjadi pada satu rumah warga di Kelurahan Rabangodu Selatan, Kecamatan Raba. Selain rumah, dinding Gudang Bulog juga terdampak hingga membuat sejumlah karung beras berjatuhan.

Kerusakan lainnya ditemukan pada bagian plafon Masjid Hotel Mutmainnah. Sementara itu, di Kabupaten Bima, Kantor Camat Lambitu mengalami kerusakan ringan berupa retakan pada dinding bangunan.

BPBD NTB juga masih menerima laporan mengenai sejumlah rumah warga yang mengalami kerusakan ringan. Data tersebut masih dalam proses pendataan dan verifikasi untuk memastikan jumlah serta tingkat kerusakan di masing-masing lokasi.

Kepala BPBD NTB Sadimin mengatakan kebutuhan masyarakat terdampak juga mulai menjadi perhatian pemerintah daerah. Bantuan yang dibutuhkan antara lain makanan siap saji, air mineral, selimut, terpal, matras, serta perlengkapan kebutuhan keluarga.

“Kebutuhan mendesak berupa dukungan logistik bagi warga terdampak, terutama kebutuhan dasar seperti makanan siap saji, air mineral, selimut, terpal, matras, dan perlengkapan kebutuhan keluarga,” kata Sadimin di Mataram, Sabtu dikutip dari antara.

BPBD NTB bersama BPBD Kabupaten Bima dan BPBD Kota Bima telah melakukan koordinasi untuk menindaklanjuti dampak gempa. Tim Reaksi Cepat juga diterjunkan ke sejumlah lokasi untuk melakukan asesmen, pendataan, serta memverifikasi laporan kerusakan yang diterima dari masyarakat.

Selain di Bima, dampak gempa juga dilaporkan terjadi di Kabupaten Sikka, NTT. Basarnas sebelumnya mengevakuasi korban dari reruntuhan bangunan di kawasan Pelabuhan Lorens Say, Maumere. Proses pencarian dan pendataan masih dilakukan oleh tim gabungan di lapangan.

Masyarakat di wilayah terdampak diimbau tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Warga juga diminta menjauhi bangunan yang mengalami keretakan atau kerusakan serta tetap mewaspadai kemungkinan terjadinya gempa susulan.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!