Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Suar Berita
Bola

FIFA Tutup Celah Jeda Taktis Lewat Aturan Baru pada Piala Dunia 2026

Ulfa Safira1 Juni 202623.01 WIB
FIFA Tutup Celah Jeda Taktis Lewat Aturan Baru pada Piala Dunia 2026

SUARBERITA.COM - FIFA berencana menerapkan aturan baru pada Piala Dunia 2026 untuk membatasi pemain mendatangi area teknis saat kiper mengalami cedera di tengah pertandingan. Kebijakan ini diambil sebagai upaya menjaga ritme permainan sekaligus mengurangi praktik jeda taktis yang belakangan semakin sering terjadi dalam sepak bola

Kepala Wasit FIFA, Pierluigi Collina, menjelaskan bahwa para wasit akan mencegah pemain kedua tim berkumpul di sekitar bangku cadangan ketika penjaga gawang mendapatkan perawatan di lapangan. Aturan tersebut telah disosialisasikan kepada para pelatih dari 48 negara peserta Piala Dunia 2026 melalui lokakarya yang digelar FIFA.

"Mereka (para wasit) tidak akan mengizinkan kedua tim untuk pergi ke bangku cadangan ketika seorang penjaga gawang tergeletak di tanah karena cedera," ujarnya dalam laporan BBC yang dipantau di Jakarta, Senin (01/06), dilansir dari Antara

Langkah ini diambil karena momen cedera kiper kerap dimanfaatkan tim untuk menerima instruksi tambahan dari pelatih atau menghentikan momentum permainan lawan. Dalam beberapa kasus, pemain meninggalkan posisinya dan mendekati bangku cadangan saat kiper mendapat perawatan di lapangan.

Sebagai pendukung perubahan tersebut, International Football Association Board (IFAB) juga menyetujui penyesuaian protokol video assistant referee (VAR). Aturan baru tersebut memungkinkan peninjauan pelanggaran yang terjadi dalam fase serangan sebelum bola dimainkan.

Aturan serupa sebenarnya telah diterapkan lebih dahulu di National Women's Soccer League (NWSL) Amerika Serikat. Dalam aturan itu, saat kiper mengalami cedera, pemain kedua tim harus tetap berada di lapangan atau berkumpul di lingkaran tengah dan tidak diperbolehkan mendekati area teknis.

"Penjaga gawang berhak mengalami cedera, tetapi para pemain tidak berhak meninggalkan lapangan untuk beristirahat sejenak bersama pelatih masing-masing," ujarnya.

Meski demikian, FIFA menegaskan bahwa seluruh peserta harus memahami perubahan ini sebelum turnamen dimulai. Para ofisial pertandingan akan bertugas memastikan aturan berjalan sesuai ketentuan, meskipun tidak akan ada kartu kuning atau sanksi disiplin khusus bagi pemain yang mencoba mendekati pelatih saat insiden cedera kiper terjadi.

"Agak aneh ketika hanya wasit, fisioterapis, dan penjaga gawang yang berada di lapangan saat pertandingan berlangsung. Semua pemain lain meninggalkan lapangan, dan itu tidak baik," ujarnya.

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!